Selasa 10 Agustus 2021, 17:55 WIB

Kehadiran Unicorn bakal Gairahkan Bursa

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Kehadiran Unicorn bakal Gairahkan Bursa

Antara/Reno Esnir
Kehadiran startup unicorn atau decacorn bakal menggairahkan bursa

 

OTORITAS  Jasa Keuangan (OJK) menilai masuknya perusahaan-perusahaan rintisan atau startup berstatus unicorn ke Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) akan semakin menggairahkan perdagangan saham domestik.
  
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoese mengatakan pada pertengahan tahun ini,terdapat rencana dari beberapa perusahaan startup di Indonesia berstatus unicorn dan decacorn yang akan melakukan IPO. 

Dari beberapa rencana tersebut, perusahaan startup yang telah berhasil melakukan IPO adalah PT Bukalapak dengan melepas sahamnya sebanyak 25,7 miliar saham dengan total nilai IPO sebesar Rp21,9 triliun.
  
"Dengan masuknya unicorn dan decacorn ke bursa saham domestik tentu akan berpotensi mendongkrak market cap saham emiten di BEI dan menarik lebih banyak investor, termasuk investor asing. Masuknya perusahaan-perusahaan startup tersebut juga diprediksi bakal lebih menggairahkan perdagangan saham di bursa dalam negeri," ujar Hoesen dalam acara Peringatan 44 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia di Jakarta, Selasa (10/8).

Untuk itu, lanjut dia, OJK bekerja sama dengan BEI sedang menyiapkan regulasi yang sesuai dengan karakteristik unicorn atau decacorn tersebut, khususnya bagi unicorn/decacorn yang menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta memiliki kemanfaatan sosial yang luas (new economy).
  
"Tentunya hal ini akan berdampak baik secara langsung maupun tidak langsung menyediakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat," kata Hoesen.
  
Berdasarkan praktik di Internasional untuk melindungi visi dan misi perusahaan yang dibangun oleh para pendiri dalam menjalankan dan
mengembangkan bisnisnya, maka diperlukan pengaturan yang disesuaikan dengan karakteristik bagi unicorn atau decacorn tersebut untuk dapat melakukan penawaran umum, salah satunya memberlakukan dual class share dengan Multiple Voting Shares (MVS).
  
Pengaturan mengenai penerapan MVS memungkinkan para pendiri unicorn atau decacorn menjaga pengendaliannya sehingga dapat membangun dan mengembangkan bisnisnya sesuai dengan visi misi yang sudah direncanakan. Namun demikian, lanjut Hoesen, penerapan MVS tersebut perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan perlindungan kepada pemegang saham minoritas.
  
"Dalam memberikan perlindungan kepada pemegang saham minoritas, penerapan MVS perlu diikuti dengan pengaturan antara lain mengenai kewajiban pengungkapan dalam prospektus mengenai penerapan MVS dan pihak-pihak yang akan memiliki MVS, kondisi yang dapat mengakibatkan berakhirnya kepemilikan saham MVS oleh pemegang saham MVS atau sunset provision," ujar Hoesen.
  
Setelah Bukalapak, GoTo yang merupakan entitas gabungan Gojek dan Tokopedia dikabarkan akan menyusul untuk melakukan IPO pada tahun ini. Selain GoTo yang berstatus decacorn, empat unicorn dan lima centaur juga disebut tengah ;bersiap agar bisa melantai juga di bursa.
  
Selain Bukalapak, empat perusahaan yang berstatus unicorn antara lain Traveloka, Bukalapak, JD.ID, J& T Express, dan OVO. Sementara jumlah perusahaan centaur mencapai 27 perusahaan beberapa di antaranya adalah Halodoc, Dana, Modalku, Ralali, Akulaku, Kredivo, dan Blibli.
  
Decacorn merupakan perusahaan  startup  yang memiliki valuasi 10-100 miliar dolar AS. Sedangkan unicorn adalah perusahaan startup
 yang memiliki valuasi 1-10 miliar dolar AS, dan centaur adalah perusahaan startup dengan valuasi 100 juta dolar AS sampai 1
miliar dolar AS. (Ant/E-1)

Baca Juga

Dok. INPP

Jawab Kebutuhan Masyarakat, INPP Fokus Garap Hunian Mixed Use 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 26 November 2021, 23:31 WIB
Sejak 2017, INPP juga melanjutkan pengembangan kawasan mixed-use Sahid Kuta Lifestyle Resort yang sebelumnya terdiri dari beachwalk...
Antara

Tapering Off AS Belum Pengaruhi Pergerakan Suku Bunga BI

👤Fetry Wuryasti 🕔Jumat 26 November 2021, 22:25 WIB
The Fed memutuskan untuk mulai melakukan pengurangan pembelian obligasi (tapering off) di bulan November...
Dok.Pri

Tingkatkan Penjualan, Ciputra International Hadir di 360 Virtual Marketing Gallery Experience

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 26 November 2021, 22:16 WIB
Ciputra Group me-launching virtual marketing gallery experience untuk proyek superblock Ciputra International, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya