Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDIRI Sekuritas melihat minat investor ritel untuk membeli saham teknologi cukup besar.
Hal ini terlihat dari tingginya minat mereka untuk membeli saham emiten unicorn, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) pada saat masa penawaran awal (bookbuilding).
Direktur Mandiri Sekuritas Theodora VN Manik menyampaikan, investor merespons baik penawaran saham Bukalapak. Namun dia belum bisa membeberkan lebih rinci nilai pada masa penawaran awal.
"Investor ritel menyambut baik [IPO Bukalapak], kami belum bisa membicarakan lebih rinci sebab, bookbuiding baru selesai. Baik nasabah eksisting atau nasabah baru yang berminat untuk IPO ini memang animonya tinggi," kata Theodora, dalam konferensi pers, kemarin.
Bukalapak menjadi perusahaan e-commerce unicorn asal Indonesia, yang pertama melantai perdana di BEI. Mereka menawarkan sebanyak 25% saham ke publik dengan target dana penawaran umum senilai Rp21,9 triliun dengan kode ticker BUKA. Kisaran harga IPO yang ditawarkan sebesar Rp 750 sampai dengan Rp 850 per saham.
Mandiri Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek bersama dengan Buana Capital Sekuritas. Bukalapak menjalankan penawaran awal (bookbuilding) dan roadshow pada 9 Juli hingga 19 Juli 2021. Bila sesuai jadwal, pernyataan efektif dari OJK diperkirakan akan diperoleh pada 26 Juli 2021.
Penawaran umum ditargetkan dapat dilaksanakan pada 28 Juli-30 Juli 2021 dan pencatatan di BEI dengan kode saham BUKA dijadwalkan pada 6 Agustus 2021. Rencananya, dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perusahaan dan entitas anak.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silva Halim mengatakan, dengan masuknya perusahaan teknologi ke pasar modal diharapkan akan meningkatkan jumlah investor di pasar saham domestik dan mendorong aliran modal asing lebih banyak masuk ke Indonesia.
Berdasarkan riset Mandiri Capital, saat ini Indonesia memberi andil paling besar terhadap perusahaan unicorn regional dengan 38% unicorn berasal dari Indonesia. Selain itu, sektor ekonomi digital ke depan akan memiliki kontribusi yang penting bagi ekonomi suatu negara.
"Kami harapkan dengan listing saham perusahaan teknologi dan IPO saham perusahaan besar akan membantu menarik minat investor asing kembali ke Indonesia," tandasnya (Try/E-1)
SOROTAN dunia startup di Indonesia lebih banyak tertuju kepada Unicorn yaitu perusahaan rintisan dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar. Kini, muncul gelombang baru yakni Zebra.
DUA ekonom senior merespons isu merger Grab terhadap Goto.
Startup AI asal Prancis, Mistral AI berhasil mengumpulkan dana sebesar 385 juta euro dan menjadi pemimpin utama di Eropa.
Ke-12 startup Indonesia ini sudah menjadi unicorn. Apa saja? Simak yuks.
Dalam perjalanan membangun Aruna, Utari menekankan pentingnya bagi founders untuk melakukan riset pasar yang kuat dan menyeluruh
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari dikukuhkan sebagai pionir unicorn koperasi di Indonesia oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
IndoCart mendorong pengembangan ekosistem teknologi 3D printing yang lebih terbuka dan inklusif di Indonesia.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
PT Yonyou Network Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendorong implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor bisnis.
Perkembangan dunia digital harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai bagi setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, dari ancaman yang menyertainya.
Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, fungsi wewangian mulai bergeser dari sekadar pelengkap penampilan menjadi bagian dari ekspresi personal.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi teknologi di industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran versi terbaru LADI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved