Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWAT Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengembangkan Program Desa Wisata di 80 lokasi tersebar di wilayah Indonesia, guna menggeliatkan pariwisata dan perekonomian nasional.
Adapun nilai bantuan mencapai Rp7,4 miliar pada tahun ini. Sebelumnya, hingga akhir 2020, PLN telah mendukung pengembangan 24 desa wisata dengan nilai bantuan Rp17 miliar.
“Program Pembinaan Desa Wisata berbasis pemberdayaan masyarakat agar membentuk kemandirian ekonomi desa dengan potensi yang dimilikinya," kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi Minggu (27/6).
Salah satu Desa Wisata Unggulan yang telah dibina oleh PLN adalah Wisata Edukasi Terpadu (WET) Sendi yang berada di Jawa Timur. Lokasi ini dikatakan, tidak hanya menyuguhkan keindahan alam saja namun berbagai wisata edukasi terpadu yang dapat dinikmati pengunjung. Misalnya, kawasan wisata outbond hingga agro wisata pertanian.
Baca juga : Dukung Sentra Vaksinasi, PLN Jaga Keandalan Pasokan Listrik
Pengembangan Desa Wisata Sendi yang dilakukan PLN berfokus pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, sehingga diharapkan mampu bertransformasi menjadi wisata edukasi berwawasan lingkungan dan budaya.
Bupati Mojokerto H. Pungkasiadi menyambut baik keterlibatan PLN dalam membangun desa wisata serta perekonomian masyarakat.
“Program TJSL PLN Peduli ini guna pengembangan Wisata Sendi hingga menjadi seperti sekarang ini,” tutur Pungkasiadi.
Adapun program TJSL Desa Wisata PLN tersebar di Provinsi Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Timur. (OL-7)
Danau Kemiri di Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, kini berkembang menjadi motor ekonomi baru berbasis wisata edukatif dan ekonomi kreatif.
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
PENGEMBANGAN desa wisata kini tidak lagi semata berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan.
"Desa wisata tidak hanya menghadirkan pengalaman bagi wisatawan tetapi juga memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi lokal,"
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan promo spektakuler untuk tiket masuk Desa Bakti BCA melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
Para pengelola desa wisata ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pariwisata pada Jumpa Pers Akhir Tahun (JPAT) 2025, Selasa (16/12) di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved