Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA perdagangan Selasa (22/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,53% di level 6.087,84. Bahkan, sempat naik 2,04% menyentuh level 6.118,86. Hal ini terjadi setelah sekian hari IHSG terseok-seok hingga di level 5900-an.
Kendati demikian, perdagangan hari ini menunjukan terjadi penjualan asing sebesar Rp472,48 miliar dan beli bersih domestik sekitar Rp 500miliar. Rata-rata nilai transaksi harian bursa tercatat sebesar Rp12,03 triliun
Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe menilai penguatan IHSG mencerminkan optimisme pasar terhadap kondisi ekonomi dalam enam bulan ke depan. Koreksi IHSG yang terjadi selama empat hari terakhir, lanjut dia, merupakan bentuk kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi lockdown atau PSBB ketat di Jakarta, seperti tahun lalu.
Baca juga: Tidak Ada Lockdown, Rupiah Bergerak Menguat
"Investor yakin dalam enam bulan mendatang ekonomi Indonesia akan tumbuh, maka cenderung membeli saham. Penurunan indeks kemarin bukan karena kasus covid-19, yang dikhawatirkan pelaku pasar itu lockdown. Karena bila sampai terjadi, ekonomi akan ambruk," papar Kiswoyo, Selasa (22/6).
Menurutnya, ekonomi Indonesia tengah berada dalam jalan menuju pemulihan. Tecermin dari lalu lintas pesawat di Indonesia sudah 60% dan mobilitas darat pun terlihat kembali padat. Ini merupakan sinyal ekonomi Indonesia mulai berjalan.
Ketika mengetahui tidak ada lockdown, kecemasan pasar dikatakannya mereda. Investor mulai mencerna bahwa ekonomi nasional tetap berjalan berdampingan dengan penanganan pandemi covid-19.
Baca juga: KSP: PPKM Mikro Opsi Terbaik, Bukan Lockdown
"Pemerintah menegaskan tidak ada lockdown. Presiden meminta pemerintah daerah untuk seimbangkan antara ekonomi dan pandemi. Itu kata kunci yang jelas bahwa ekonomi jangan dikorbankan. Apabila nanti ada koreksi, IHSG masih koreksi sehat," pungkas Kiswoyo.
Direktur Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi juga melihat apabila dilakukan pembatasan ketat (lockdown), pemerintah harus menghitung ulang estimasi biaya yang dibutuhkan. Di DKI Jakarta misalnya, biaya untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Ibu Kota saat lockdown bisa mencapai Rp550 miliar per hari. Jika lockdown selama satu bulan, pemerintah harus menyiapkan anggaran Rp16,5 triliun.
"Sedangkan Pulau Jawa hampir semua zona merah. Berapa besar nominal dana yang harus dianggarkan pemerintah. Apalagi utang pemerintah saat ini sudah cukup besar, yaitu di atas Rp6.000 triliun. Ini menjadi persoalan utama mengapa pemerintah tidak melakukan lockdown," tutur Ibrahim.(OL-11)
Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. Pengamat menilai keberanian pemberantasan korupsi diapresiasi.
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Gubernur Lemhannas TB Ace Hasan Syadzily membuka P3N Angkatan ke-27 dengan harapan melahirkan pemimpin nasional berintegritas dan berwawasan kebangsaan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Prabowo juga melantik Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved