Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong pemerintah daerah atau pemda menggali potensi serta meningkatkan produktivitas tambak wilayah.
Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb. Haeru Rahayu menyebut, pemerintah menargetkan bantuan benih sebagai salah satu stimulus ekonomi masyarakat agar produktif dan bertumbuh penghasilannya.
“Roda perekonomian masyarakat yang bergerak maju turut meningkatkan kebutuhan sumber pangan. Produksi perikanan budidaya sebagai elemen pendukung ketahanan pangan harus terus meningkat," kata Tebe, sapaan akrab Tb Haeru, dalam siaran pers KKP, Rabu (9/6).
Dia mengakui bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak harus terus ditingkatkan, terutama untuk daerah yang memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan.
“Sangat penting untuk (pemda) menjaga keberlanjutan usaha perikanan budidaya dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan," ucap Tebe.
Baca juga : Kementerian KKP Gandeng KPK Lakukan Penguatan Antikorupsi
Salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh KKP misalnya, dengan menyalurkan bantuan benih udang windu sebanyak 1,8 juta ekor dan 15 benih ikan kakap putih kepada enam kelomk pembudidaya ikan di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan
Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Supito mengklaim bahwa Kabupaten Maros memiliki potensi yang besar untuk dapat menopang perekonomian masyarakat melalui subsektor perikanan budidaya.
Namun, disampaikan bahwa potensi yang ada saat ini masih jauh dari potensi maksimal yang dapat dihasilkan, apalagi komoditas yang dikembangkan di Maros saat ini seperti udang, rumput laut, dan lobster.
"Salah satu permasalahan yang dapat kami identifikasi ialah adanya endapan lumpur tanah dasar tambak akibat pemupukan yang berlebih di masa lalu," tandasnya. (OL-7)
Menteri KKP menjelaskan polemik anggaran kapal yang disebut sudah cair oleh Menkeu. Industri galangan belum terima order karena proses pengadaan masih berjalan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, dana untuk pembelian kapal yang ada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejatinya memang belum dicairkan
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ia menegaskan akan meminta persoalan tersebut segera ditangani agar tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas terhadap aktivitas nelayan.
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pendampingan pada keluarga tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa KKP.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved