Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life Indonesia) mencatatkan kinerja positif dengan memberikan perlindungan kepada nasabah lewat pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 11,2 triliun sepanjang 2020.
Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia, Cui Cui juga mengatakan klaim dan manfaat yang dibayarkan pihaknya naik dua digit dibanding 2019 dan telah membayarkan sebanyak 192.000 kasus klaim pada tahun lalu.
"Jumlah tersebut naik 43,1% dibandingkan 2019 dengan nilai Rp 7,8 T. Untuk di kuartal 1 2021, jumlah klaim dan manfaat yang dibukukan mencapai Rp 4,6 T," ujar Cui Cui dalam konferensi pers virtual kinerja Allianz Life Indonesia, Rabu (2/6).
Selain itu, Allianz Life Indonesia juga membukukan pendapatan premi bruto (Gross Written Premium/GWP) sebesar Rp16,9 triliun di 2020 atau tumbuh 27,8% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Cui juga menjelaskan, dari sisi laba bersih, Allianz Life Indonesia mencatat kenaikan sebesar 16% menjadi Rp 1,3 triliun.
Adapun total investasi perusahaan tersebut di 2020, berhasil membukukan Rp 2,6 T atau naik dari 2019 yaitu Rp 2,4 T.
Country Manager & Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier menuturkan, meski menghadapi tantangan dan perubahan yang harus dilakukan sejak pandemi tahun lalu, Allianz Life Indonesia mengklaim memberikan layanan prima ke nasabah.
“Di 2020 yang penuh tantangan, kami dengan cepat melakukan adaptasi. Semakin banyak proses telah diubah menjadi berbasis digital untuk memberikan customer experience yang unik dan mudah,” ucapnya.
Disebutkan bahwa dari catatan Allianz Global Insurance Report, pandemi ternyata tidak berdampak begitu besar pada industri asuransi pada 2020. Pendapatan premi global berdasarkan GWP turun 2,1% dan asuransi jiwa turun 4,1%. Namun, untuk tahun ini dan seterusnya, Allianz Life menyatakan belum dapat memprediksi karena pandemi masih terus berlangsung. (E-1)
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan bahwa rating Moody's tidak berdampak terhadap kinerja kredit bank yang dipimpin oleh Hendra Lembong tersebut.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) mencatat kinerja keuangan yang solid di sepanjang 2025. Perseroan mencatat pertumbuhan kredit mencapai 15,9% secara tahunan.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved