Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Harapan Duta Pertiwi Tbk yang menggunakan kode saham HOPE resmi melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada Senin (24/5) di Bursa Efek Indonesia.
Perusahaan menawarkan 851.667.000 lembar saham atau sekitar 40% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp118 per lembar saham. Dari angka itu dana yang diincar dari penawaran umum ini senilai Rp100,4 miliar.
“IPO ini akan membawa kami ke babak baru dalam industri karoseri di Indonesia, melalui struktur permodalan yang bertambah kuat dengan dukungan publik," ujar Direktur Utama dari PT Harapan Duta Pertiwi Kevin Jong dalam rilis resmi, Senin (24/5).
HOPE merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan karoseri dengan berbagai macam lini produk seperti dump truck, tangki air, tangki crude palm oil (CPO) & bahan bakar minyak (BBM), tangki hi-blow, box besi untuk transporter logistik, trailer untuk mengangkut kontainer dan lainnya.
Kevin menjelaskan, dana yang terhimpun dari IPO akan digunakan perusahaan untuk modal kerja dalam bentuk pembelian bahan baku untuk pembuatan bagian atau karoseri kendaraan bermotor, peningkatan fasilitas pabrik dan penunjangnya seperti sarana dan prasarana menunjang aktivitas di pabrik dan lainnya.
Selain itu, HOPE juga menerbitkan waran sebanyak 425.833.500 waran Seri I, sehingga rasio dari waran yang diterbitkan adalah 2 pemegang saham baru akan mendapatkan 1 waran Seri I. Adapun dana yang didapatkan dari pelaksanaan waran tersebut rencananya akan digunakan untuk modal kerja juga.
Kevin juga menuturkan, beberapa mitra strategis yang sudah mengutarakan minatnya untuk berinvestasi di PT Harapan Duta Pertiwi Tbk, salah satunya adalah Adrianus Eka Putra, pemilik dari PT Bengawan Karya Sakti. (E-3)
Ade Safri menyebut penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti yang terkait dengan penawaran umum perdana atau IPO sebuah saham.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) dinilai masih memiliki ruang yang cukup besar ke depan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat dua perusahaan berskala besar atau lighthouse company yang bersiap melakukan penawaran umum perdana saham.
PT Super Bank Indonesia Tbk (IDX: SUPA; “Superbank”), bank dengan layanan digital yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank, dan GXS, hari ini resmi mencatatkan saham perdananya.
Untuk proyeksi RNTH tahun 2026 dibuat dengan pendekatan konservatif.
IHSG ditutup menguat 1,41% ke level 7.440,91 pada 10 Maret 2026. Dipicu koreksi harga minyak global dan data penjualan ritel domestik yang melonjak 5,7%.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Selasa, 10 Maret 2026, dibuka menguat mengikuti pergerakan bursa global.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
IHSG ditutup melemah tajam 4,57% ke level 7.577 pada Rabu (4/3/2026). Kombinasi revisi outlook Fitch Ratings ke negatif dan konflik Timur Tengah picu capital outflow masif.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 2 Maret 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kawasan Asia. IHSG ditutup melemah 218,65 poin atau 2,66 persen ke posisi 8.016,83.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved