Selasa 11 Mei 2021, 07:32 WIB

Kemenag Siapkan Skema Khusus Sertifikasi Halal

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Kemenag Siapkan Skema Khusus Sertifikasi Halal

Dok Kemenag
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita bersama pimpinan kementerian kunjungan kerja ke Kawasan Industri Halal di Cikande, Serang

 

MENTERI Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita bersama pimpinan kementerian/lembaga melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Industri Halal (KIH) Modern Halal Valley di Cikande, Serang Banten. Agus berkomitmen untuk mempercepat realisasi KIH di berbagai wilayah. Salah satunya adalah Modern Halal Valley yang digadang sebagai kluster industri halal terintegtasi pertama di Indonesia (the first integrated halal industrial cluster in Indonesia).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Mastuki yang turut meninjau lokasi KIH menyatakan pihaknya sejak awal terlibat dalam proses penetapan KIH. BPJPH, menurutnya juga menyiapkan skema khusus sertifikasi halal untuk mendukung beroperasinya KIH ini.

"BPJPH sejak tahun lalu selalu diundang Kementerian Perindustrian untuk mendiskusikan konsep KIH. Bahkan dalam penetapan KIH di beberapa wilayah, BPJPH sebagai tim penilai proposal bersama Kemenperin dan LPPOM MUI sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)," kata Mastuki di Banten, Senin (10/5).  

Merespons pernyataan Managing Director Modern Cikande, Pascal Wilson yang akan menyiapkan fasilitas terintegrasi atau kantor layanan bersama (satu atap) di Modern Halal Valley,  Mastuki menyatakan kesiapannya. BPJPH mendukung penuh, dan bersama dengan LPH, MUI, dan instansi lain siap bekerja sama untuk memastikan prosedur dan pelayanan halal dilaksanakan terintegrasi.

"Fasilitas terintegrasi itu komitmen yang bagus dari pengelola KIH. Kami siap berkolaborasi untuk memberikan layanan sertifikasi halal secara khusus dalam satu atap layanan. Apalagi sesuai regulasi, sertifikasi halal mencakup lingkup produk yang luas. Selain makanan, minuman, kosmetik dan obat yang akan menjadi prioritas. Ada produk jasa yang relevan di KIH seperti logistik halal, penyembelihan hewan halal, pergudangan atau penyimpanan, pengolahan sampai penyajian produk. Itu semua harus dipastikan memenuhi kriteria halal", tegasnya.

Kunjungan ke lokasi KIH seluas 500 ha itu untuk memastikan infrastuktur yang akan dibangun telah memenuhi syarat sebagai kawasan halal. Baik dry port, water treatment, pembuangan limbah, drainase, dan lain-lain. Begitu juga tenant yang akan dilibatkan tidak hanya pengusaha besar, tapi termasuk pelaku UMK.

baca juga: Sertifikasi Halal

Hadir dalam kunjungan itu selain Menteri Perindustrian adalah Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto, Sekjen Kemenperin Dody Widodo, Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Gati Wibawaningsih, Direktur Industri Produk Halal KNEKS Afdhal Aliasar, Pimpinan Dewan Halal Nasional MUI Muslih, dan sejumlah pejabat serta pengelola Modern Halal Valley. (RO/OL-3)

Baca Juga

Antara

Saham SRIL dan Tridomain masih Dibekukan sampai Masalah Gagal Bayar Selesai

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 20 Juni 2021, 15:31 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara seluruh efek SRIL dan TDPM, masing-masing sejak 18 Mei 2021 dan 27 April...
Antara

BSI Pimpin Pembiayaan Sindikasi Syariah Senilai Rp1,8 Triliun

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 20 Juni 2021, 15:19 WIB
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berpartisipasi dalam Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Jalan Tol Serang-Panimbang...
ist/Kementan

25 Tahun Jejaki Dunia Birokrasi, Ini Pesan Mentan Syahrul untuk Para Bupati

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 13:39 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menceritakan pengalaman pribadinya selama menjejaki dunia birokrasi lebih dari 25...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya