Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI di masa pandemi, ternyata pergerakan ekonomi masyarakat tetap meningkat. Hal ini setidaknya terlihat dari aktifitas perdagangan di pasar Citeureup 2 dan pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sejak dini aktifitas perdagangan terus ramai, bahkan hingga tengah hari.
"Kita bisa lihat sendiri, aktifitas perdagangan disini terus terjadi, bahkan cenderung meningkat, terutama bahan pangan," ujar Risfaheri, Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian saat melakukan pemantauan pasokan dan stabilitas harga pangan didampingi Kabid Distribusi Dinas Ketahanan Pangan Kab. Bogor, Jumat (30/04).
"Walaupun ada peningkatan permintaan, tetapi harga relatif stabil dan terkendali," ujar Risfaheri.
Untuk daging ayam ras dan minyak goreng mengalami sedikit kenaikan, namun masih dalam batas wajar sekitar 10% dari kondisi biasa.
“Untuk komoditas beras, aneka cabai, bawang merah, bawang putih, telur ayam ras, gula pasir, relatif stabil dan tidak dikeluhkan pedagang maupun pembeli. Beras misalnya untuk kelas medium bervariasi mulai dari Rp. 8.600/kg dan premium Rp. 10.500/kg, semuanya masih di bawah HET dan stoknya juga cukup banyak,” tegas Risfaheri.
Upaya menjaga stok dan stabilitasi harga pangan ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, agar semua warga bisa memenuhi kebutuhan pangan.
Hal senada diungkapkan Kepala BKP Agung Hendriadi yang dihubungi menjelaskan, pihaknya selalu memantau masalah stok dan harga pangan.
"Kami selalu berkoordinasi dan meminta Dinas Ketahanan Pangan di daerah untuk menjaga stok dan stabilitasi harga pangan," ujar Agung.
"Kalau ada gejolak harga, kami minta pemerintah daerah melakukan intervensi, agar harga kembali stabil," tambah Agung.
Salah satu pedagang beras di Pasar Citereup 2, H. Ade mengatakan, menjelang bulan Ramadan hingga saat ini, harga beras relatif stabil dan pasokannya cukup. Meski begitu, Ade mengingatkan kemungkinan kenaikan harga pasca-Idul Fitri.
“Rata-rata sehari bisa 3-5 kwintal beras terjual, baik oleh pedagang beras eceran maupun umum. Kualitas beras juga bagus.
Menurut H. Ade, menjelang Idul Fitri, para pedagang menambah stok dari Karawang dan Indramayu.
"Ini kami lakukan, untuk mengantisipasi pasokan yang cenderung turun dan harga juga bisa naik,” jelas H. Ade yang sudah puluhan tahun berjualan beras.
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami pergerakan harga, seperti daging ayam ras Rp38.000/kg (HAP Rp35.000/kg), gula pasir Rp.13.000-14.000/kg (HET Rp12.500/kg), minyak goreng Rp13.000-14.000/kg, dan daging sapi Rp. 120.000/kg yang normalnya Rp110.000/kg.
Harga bawang putih Rp28.000/kg dan bawang merah berkisar Rp28.000-30.000 masih di bawah HAP (Harga Acuan Penjualan di konsumen Rp32.000/kg), telur ayam ras Rp23.000/kg (HAP Rp 24.000/kg), cabai merah keriting Rp30.000/kg, dan cabai rawit merah sudah turuh Rp50.000-60.000/kg.
Untuk pasokan komoditas bahan pangan pokok strategis terpantau aman, namun untuk daging diakui pedagang mengalami penurunan, terutama dari RPH Cibinong.
“Harga daging sapi memasuki bulan Ramadhan hingga saat ini relatif stabil kisaran Rp. 120.000-135.000/kg untuk kualitas bagus. Tapi memang dari RPH harga sudah tinggi yakni Rp. 110.000/kg dan juga karena permintaan pembeli yang meningkat,” tutur Endang salah satu penjual daging sapi di pasar Citereup 2.
Pedagang berharap pemerintah dapat mengambil langkah strategis dengan meningkatkan pasokan, karena permintaaan akan semakin meningkat menjelang Idulfitri. Kondisi yang sama juga diungkapkan pedagang daging di Pasar Cibinong Kabupaten Bogor.
Mencermati kondisi tersebut, menghadapi Idul Fitri, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan Kementan, untuk menyediakan pasokan daging sapi beku dan daging ayam beku termasuk bahan pangan pokok strategis lainnya.
"Dengan penyelengaraan Gelar Pangan Murah di pusat-pusat pemukiman di Kabupaten Bogor dengan harga yang lebih murah dari pasar. Dengan demikian masyarakat akan terbantu," ujar Risfaheri. (RO/OL-09)
Perbaikan ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya strategis untuk meminimalisasi risiko kecelakaan dan hambatan logistik.
Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief menyambut positif kebijakan pemerintah untuk memberikan diskon tiket pesawat domestik.
Na Willa bukan sekadar tontonan, melainkan undangan untuk merasakan kembali dunia yang dibangun dengan keberanian anak-anak.
Transaksi pelanggan pada Januari 2026 meningkat 3% dari bulan sebelumnya.
Paket bundling merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat MBG untuk konsumsi beberapa hari yang diserahkan sekaligus.
Jasa Raharja resmi membuka pendaftaran Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Berdasarkan data proyeksi neraca pangan nasional, komoditas cabai rawit diproyeksikan mengalami surplus sebesar 54 ribu ton pada Februari 2026.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved