Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia yang melakukan penawaran umum perdana atau IPO dianggap masih rendah. Hal ini diutarakan pakar ekonomi Ki Saur Panjaitan XIII dalam kegiatan Pengenalan Pasar Modal Bagi Pelaku UMKM yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Pekanbaru, Riau, Kamis (29/4).
"Pasar modal belum dimanfaatkan secara maksimal, dari puluhan juta UMKM yang ada, data Bursa Efek Indonesia tahun 2019 menunjukkan baru 11 perusahaan UMKM yang melakukan IPO di pasar modal,” kata Ki Saur.
Jumlah tersebut dianggap Ki Saur sangat kecil dibanding jumlah UMKM di Indonesia yang berdasarkan catatan Kementerian Koperasi dan UMKM mencapai 64,2 juta pelaku usaha di 2020.
Menurutnya, berdasarkan data tersebut, akses pembiayaan melalui pasar modal harus dapat dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku UMKM sebagai opsi pendanaan.
Ki Saur mendorong para UMKM untuk melantai di bursa saham. Menurutnya, perusahaan yang dijalankan UMKM sebagai emiten nantinya dapat memperoleh berbagai manfaat dari pasar modal, seperti sebagai sarana dalam mencari dana segar (modal), mengurangi ketergantungan pada bank dan bisa mempermudah perusahaan untuk ekspansi usaha.
"Pelaku UMKM tidak usah bingung, karena ada incubator atau konsultan yang siap memberikan pendampingan dan penjelasan. Tentang apa saja yang dibutuhkan dalam melakukan perencanaan, laporan keuangan, persyaratan, semua diberi tahu," kata Ki Saur Panjaitan.
Sementara Kepala Bagian Pengembangan Kebijakan Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dien Sukmarini menjelaskan, selain dari pasar modal, UMKM juga dapat mengakses pembiayaan melalui Securities Crowdfunding (SCF).
Dia berpandangan, penawaran efek melalui layanan urun dana berbasis teknologi ini diharapkan bisa menjadi alternatif sumber pendanaan bagi UMKM untuk mengembangkan usahanya.
“Pelaku UMKM dapat mendaftarkan diri melalui penyelenggara. Nanti pihak penyelenggara yang akan menawarkan sahamnya ke investor. Hingga saat ini ada lima penyelenggara terdaftar yang dapat dipilih pelaku UMKM,” jelas Dien. (OL-15)
Kegiatan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan lokasi yang bergiliran di seluruh kabupaten/kota di Bali.
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
RENCANA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk menjadi pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pascademutualisasi menjadi perhatian serius DPR RI.
GUBERNUR DKI Jakarta, Pramono Anung mendorong PT Bank Jakarta untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO).
Kenaikan harga ini terjadi di tengah sentimen positif sektor konsumsi protein, setelah MBG memproyeksikan peningkatan kebutuhan protein nasional.
PT Wasaida Putra Cakra tahun ini membangun dua rumah sakit baru, sehingga perusahaan itu sekarang mengelola empat rumah sakit yang berlokasi di Klaten, Bali, Cepu dan Jepara.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Public Expose Live pada 26-30 Agustus 2024. Sebanyak 44 perusahaan tercatat berpartisipasi dalam acara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved