Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
ShopeePay bersama dengan beberapa pelaku bisnis dalam industri ritel, fesyen, hingga bisnis F&B yang legendaris, mengupas strategi dalam menarik minat dan memenuhi kebutuhan pelanggan selama Ramadan di tengah pandemi.
Head of Marketing and Promotion PT Matahari Putra Prima Tbk Joseph Martius, Marketing Manager Es Teler 77 Irman Febrianto, dan Head of Marketing and Communication Geulis Markus Happy Ganesha turut hadir sebagai pembicara inspiratif yang ahli di bidangnya.
Pengalaman penjualan ritel dan UMKM pada Ramadan tahun lalu telah menjadi pelajaran berharga untuk membangun kembali strategi bisnis mereka guna mengakomodasi kebutuhan Ramadan masyarakat Indonesia di tahun ini.
Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan kemeriahan bulan suci Ramadan senantiasa menyimpan segudang potensi yang dapat mendukung perkembangan bisnis para pelaku usaha.
"Kami berkomitmen untuk membantu para mitra usaha terus tumbuh dan bersama-sama mengakomodasi kebutuhan konsumen dengan menghadirkan rangkaian promo menarik,b erkolaborasi dengan lebih banyak mitra," kata Eka Dalam ShopeePay Talk edisi spesial Ramadan dengan tema ‘Tangkap Peluang Ramadan, Raih Kemenangan’, melalui keterangan yang diterima, Rabu (20/4).
Dalam rangka pelaksanaan bulan suci Ramadan tahun kedua di tengah pandemi, beberapa strategi untuk menangkap peluang Ramadan dijabarkan dari berbagai pelaku industri.
Pertama, mudahkan transaksi konsumen dan berbagi dengan keluarga jauh. Sebab mobilitas masih dibatasi dalam merayakan Ramadan, serta larangan mudik Idulfitri.
Namun, permintaan masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari masihsangat tinggi terutama di tengah perayaan Ramadan dan momen menjelang Idul Fitri. Situasi tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi Hypermart.
Joseph Martius, Head of Marketing and Promotion PT Matahari Putra Prima Tbk. mengatakan ritel memfasilitasi kebutuhan itu dengan kemudahan pemesanan online lewat fitur Chat & Shop, serta memastikan keamanan transaksi tanpa kontak bagi pelanggan yang langsung berbelanja di gerai, hingga membantu masyarakat yang tidak mudik, untuk dapat berbagi sembako dan kebutuhan lain kepada keluarga di kampung halaman hingga ke puluhan kota di Indonesia.
Kedua, lekas beradaptasi dengan kebutuhan dan perilaku konsumen. Irman Febrianto, Marketing Manager Es Teler 77 menjelaskan pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi membuat mereka memilih untuk menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Hal ini mendorong para pelaku bisnis makanan dan minuman meluncurkan produk makanan beku siap masak.
Ketiga, perkuat inovasi, kolaborasi, dan memaksimalkan platform digital. Markus Happy Ganesha, Head of Marketing and Communication Geulis mengatakan melemahnya perputaran konsumsi dan daya beli masyarakat Indonesia yang disebabkan pandemi memang memberikan dampak yang sangat besar terhadap pelaku bisnis lini kecil hingga besar. Maka platform digital menjadi solusi.
baca juga: Ritel Ramadan
Selain sektor bisnis makanan dan minuman, sektor fesyen pun dinilai jadi salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi. Namun, di tahun 2021, sektor ini kembali menunjukkan peluang untuk bangkit dan memberikan peluang bagi pelaku bisnis.
"Sejak awal, salah satu strategi kami adalah dengan memanfaatkan kanal daring, serta berkolaborasi dengan layanan pembayaran digital, untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. Hasilnya, bisnis kami bertahan, bahkan menunjukkan peningkatan transaksi yang positif. Kami percaya bahwa adopsi teknologi digital merupakan kunci untuk memenangkan momen Ramadan dan Hari Raya tahun ini," kata Happy. (OL-3)
Ia kini sukses membesarkan Reihani Tenun Batik Batak Melayu sebagai salah satu ikon UMKM di Sumatra Utara.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyapa 850 Bunda Ojol dan 455 jemaah di Islamic Center Surabaya jelang Ramadhan 1447 H, serahkan bantuan Baznas dan paket sembako.
KOMITMEN mendukung pembangunan yang dimulai dari desa guna mendorong pemerataan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia.
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mencatat di tahun 2024, terdapat setidaknya 144 pengaduan konsumen terhadap e-commerce.
kehadiran marketplace (lokapasar) membuka peluang luas bagi pelaku usaha, termasuk sektor UMKM,
Bingung pilih nama domain toko online? Temukan tips & trik jitu memilih nama domain yang menarik, mudah diingat, dan SEO-friendly. Klik sekarang!
Panduan lengkap membuat toko online dengan WooCommerce! Mudah, cepat, dan efektif. Raih omzet tinggi dengan tips terbaik ini. Mulai sekarang!
Panduan lengkap buat sistem pembayaran online untuk toko e-commerce Anda! Aman, mudah, dan tingkatkan penjualan. Klik & pelajari caranya!
Panduan lengkap membuat toko online dengan Shopify. Pelajari langkah mudah, tips sukses, dan raih penjualan pertamamu sekarang! Mulai bisnis online-mu hari ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved