Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 ikut memberikan dampak pada kinerja keuangan perusahaanpada 2020. Perusahaan pembiayaan, PT. Wahana Ottomitra Multiartha (WOM Finance) mencatatkan penurunan penyaluran pembiayaan sebesar 59% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 2,4 triliun. Namun pada kuartal IV Total Penyaluran Pembiayaan Perseroan berhasil mencapai Rp 640 miliar, meningkat sebesar 78% dibandingkan kuartal III.
Total Pendapatan WOM Finance mengalami penurunan sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp2 triliun. Namun pada kuartal IV Pendapatan WOM Finance berhasil mencapai Rp441 miliar, meningkat sebesar 2% dibandingkan kuartal III.
Laba sebelum Pajak WOM Fnance pada 2020 adalah sebesar Rp87 miliar atau turun 76% dari Rp364 miliar. Sementara Rasio Perseroan, Return on Asset sebesar 1,3% dan Return on Equity sebesar 4,7%. Perseroan mencatatkan Non Performing Financing (“NPF”) Gross 2,7% dan NPF Net 1,2%.
Presiden Direktur WOM Finance Djaja Suryanto Sutandar dalam paparannya menyampaikan, kinerja keuangan WOM Finance pada 2020 menunjukkan adanya koreksi, tetapi hingga menutup 2020 WOM Finance menunjukkan kinerja yang semakin membaik.
Baca juga : Danone Indonesia Raih Platinum Winner PR Indonesia Award 2021
Namun, ia mengaku teteap optimistis menatap tahun fiskal 2021, meski masih menjadi tahun yang menantang karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.
“Kami pun tetap mengambil langkah prudent dan fleksibel dalam menyesuaikan diri dan dengan berbagai perkembangan yang ada di pasar dan melanjutkan strategi pertumbuhan aset yang berhati-hati dan dipandang efektif untuk mengakomodir perkembangan bisnis di masa mendatang,” katanya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Kamis (1/4).
Di tengah situasi pandemi, WOM Finance mendukung nasabah untuk melakukan transaksi mengguakan kanal digital, baik melalui transfer bank, melalui e-commerce, atau lewat kode QR. (RO/OL-7)
UNITED Nations Global Compact merupakan inisiatif PBB yang mendorong perusahaan di seluruh dunia untuk menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Di HARRIS Sentul City Bogor, perusahaan dapat memanfaatkan lapangan luas yang dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas team building secara nyaman dan menyenangkan.
Kesadaran akan pentingnya kesiapan data mulai muncul di seluruh spektrum perusahaan, baik skala besar maupun menengah.
PERUSAHAAN aset kripto Indodax menjalin kolaborasi dengan restoran cepat saji KFC Indonesia.
Harumanis Sinergi Utama meresmikan operasionalnya dan memperkenalkan ke publik sebagai salah satu promotor baru, konser diva
AI bukan sekadar implementasi teknologi baru, melainkan membutuhkan kesiapan mendasar mulai dari data, keamanan, jaringan, hingga SDM yang kompeten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved