Kamis 01 April 2021, 09:59 WIB

Ekosistem Kendaraan Listrik Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Ekosistem Kendaraan Listrik Diharapkan Jadi Daya Tarik Wisata

ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (kedua kiri) mengendarai sepeda listrik di kawasan Mandalika, NTB

 

MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mendukung pelaksanaan pilot project dan studi komprehensif mengenai penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di destinasi wisata. Hal tersebut diharapkan dapat memikat wisatawan.

”Misalnya, yang dilaksanakan di Bali ini merupakan satu langkah strategis membangun ekosistem kendaraan listrik, sekaligus mempromosikan EV Ecotourism, yang akan mendukung daya tarik wisata di Bali dan Indonesia,” ujar Agus dalam keterangannya saat peresmian Toyota EV Mobility Project di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/3).

Menperin menyambut kerja sama antara Toyota Indonesia dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dalam upaya meluncurkan pilot project untuk pengembangan kendaraan listrik di Bali.

Dia menilai sektor manufaktur dan pariwisata dapat berjalan dengan sinergi dalam upaya memacu pemulihan ekonomi nasional.

"Kami juga berharap kepada pemerintah provinsi agar dapat menindaklanjuti melalui penerapan zona-zona khusus kendaraan listrik di wilayah Bali,” tutur Agus.

Baca juga:  Pemerintah Mengakselerasi Industri Kendaraan Listrik

Politikus Golkar itu optimistis pelaksanaan proyek percontohan tersebut akan ikut berperan mendukung upaya pemerintah dalam mempopulerkan kendaraan listrik kepada masyarakat luas serta mengakselerasi program percepatan pengembangan kendaraan listrik sesuai amanat Perpres Nomor 55 Tahun 2019.

”Bahkan, membantu pemerintah dalam mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29% dari business as usual dengan upaya sendiri pada tahun 2030,” tegasnya.

Menperin mendorong pendekatan pilot project serupa dapat diterapkan di lima lokasi destinasi wisata super prioritas yang ditetapkan oleh pemerintah, yaitu Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, lalu di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Danau Toba di Sumatera Utara, Likupang di Sulawesi Utara, dan Borobudur di Jawa Tengah.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menuturkan, dengan hadirnya mobil listrik di Bali, pariwisata ramah lingkungan dan berkelanjutan akan tercipta. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pun didorong membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Hal ini sesuai dengan arahan Pak Presiden untuk penyiapan infrastruktur, SDM, dan ekosistem destinasi super prioritas. Jadi electric vehicle ini adalah jawabannya dan saya berterima kasih jika ini bisa diwujudkan dalam waktu yang singkat," tutur Sandiaga.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Ini Luas Karhutla di Indonesia yang Diidentifikasi KLHK

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 20 Juni 2021, 19:59 WIB
"Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 9,13% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020," kata Basar kepada Media Indonesia...
MI/Bagus Suryo

Selamat! Indonesia Terpilih Wakili Asia Jadi Anggota Dewan FAO (2021-2024)

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 20 Juni 2021, 19:47 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo bersyukur dan memberikan apresiasi atas kepercayaan dari Badan Pangan Dunia (FAO) untuk Indonesia menjadi...
Antara

Saham SRIL dan Tridomain masih Dibekukan sampai Masalah Gagal Bayar Selesai

👤Fetry Wuryasti 🕔Minggu 20 Juni 2021, 15:31 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara seluruh efek SRIL dan TDPM, masing-masing sejak 18 Mei 2021 dan 27 April...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perlindungan Ganda terhadap Virus Korona dan Flu

DALAM perlombaan vaksin, perusahaan AS Novavax terlambat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya