Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
BRIKET tempurung kelapa yang diproduksi pengusaha di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar (Pomlan) Provinsi Sulbar diekspor ketiga negara Jordania, Arab Saudi dan Mesir.
"Briket tempurung kelapa merupakan salah satu usaha yang bisa mengangkat ekonomi masyarajat di Sulbar, sehingga terus kami kembangkan," kata pengusaha yang mengembangkan briket tempurung di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman, Sudirman Abu di Polman, kemarin.
Produksi usaha briket tempurung yang dikembangkannya mampu berproduksi 10 ton per hari.
"Produksi pabrik kami bisa mencapai 10 ton per hari, namun dikarenakan beberapa kendala termasuk peralatan yang masih kurang, maka produksi kadang turun hingga empat ton saja," katanya.
Butuh penambahan peralatan seperti sekitar tujuh unit, agar produksi briket tempurun tetap mampu mencapai 10 ton per hari.
Ia berharap ada bantuan pemerintah agar usaha yang dikembangkannya dapat terus meningkat.
Negara Dubai dan Turki juga telah menyampaikan permintaan briket dari sini, namun kapasitas pabrik yang kecil membuat permintaan tersebut belum bisa dipenuhi.
"Proses produksi bahan bakar usaha kami ini berasal dari limbah dan sabuk kelapa dan kami kini mampu mempekerjakan sebanyak 217 karyawan," katanya.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bangga atas berkembangnya usaha briket tempurung, di Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar yang bernilai ekspor.
"Usaha yang bergerak sejak 2017 tersebut harus terus dibina dan dikembangkan, apalagi di tengah pandemi COVID-19 yang berdampak turunnya perekonomian di berbagai daerah, pabrik briket pengolahan tempurung kelapa ini diharapkan mampu mengangkat perekonomian Sulbar untuk lebih maju," katanya.(OL-13)
Visi Presiden Prabowo yang menekankan pengolahan bahan mentah sangat relevan dengan tantangan industri kelapa saat ini.
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
GP Ansor melakukan panen padi organik di Kabupaten Blora, sekaligus menanam 3.000 pohon kelapa.
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Suparmi menjelaskan bahwa potensi pasar kelapa dalam sangat besar,
Program ini melibatkan investasi besar dan penanaman kelapa secara masif untuk menjadikan kelapa sebagai komoditas unggulan baru dari Babel.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved