Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) sekaligus Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) Hermanto Siregar menilai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan petani yakni dengan harus ditetapkannya harga minimum yang wajar untuk petani.
"Untuk komoditas-komoditas yang cukup strategis harus ada jaminan harga minimum yang wajar untuk petani yang memproduksi komoditas-komoditas tersebut," kata Hermanto saat dihubungi, Rabu (24/3).
Hal itu agar mencegah penurunan harga yang signifikan atau meski terjadi penurunan petani serta pedagang masih mengalami keuntungan.
Upaya kedua yakni sarana produksi atau input-input yang digunakan petani dalam budidaya usaha tani juga harus tersedia dalam jumlah memadai di setiap waktu, sehingga petani bisa membelinya dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik.
"Ini penting agar biaya-biaya yang dibayar petani relatif murah. Ketiga, saluran pemasaran hasil-hasil pertanian perlu diefisienkan, misalnya dengan menggunakan teknologi digital, sehingga harga dan marjin yang diperoleh petani menjadi lebih tinggi dan berkeadilan," ujar Hermanto.
"HPP (harga pembelian pemerintah) memang ada untuk gabah, tapi saat-saat panen seperti sekarang banyak petani padi yang justru menerima harga di bawah HPP," tambahnya.
Hermanto menilai pembangunan pertanian Indonesia cenderung bertujuan ke arah peningkatan produksi pangan daripada peningkatan kesejahteraan petani.
"Memang ada disebut sasaran peningkatan pendapatan petani, namun pada kenyataannya tidak ada jaminan pendapatan bagi petani. Bahkan jaminan harga minimum terhadap harga komoditas pertanian saja tidak ada atau tidak efektif implementasinya," jelasnya.
Sebelumnya, Ombudsman RI mengungkapkan bahwa penghasilan petani di Indonesia masih terbilang rendah. Berdasarkan data sensus 2013 BPS bahwa rata-rata lahan per rumah tangga petani di Indonesia hanya 0,66 hektare. Bahwa pendapatan petani per musim tanam adalah Rp4,95 juta/per hektare atau per bulan sekitar Rp1,25 juta/bulan. (OL-8)
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Mak Comblang Project, sebuah inisiatif yang bertujuan mempertemukan langsung petani dengan dapur MBG.
Kehadiran personel TNI dan dukungan pemerintah provinsi memberikan suntikan semangat baru bagi petani serta pemerintah daerah, terutama di tengah tantangan keterbatasan fiskal.
Kementan memulai tahap rehabilitasi lahan sawah pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.
KENAIKAN Nilai Tukar Petani (NTP) periode 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dinilai tidak langsung cerminkan petani semakin sejahtera.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
INDONESIA berhasil menorehkan pencapaian swasembada beras dengan memutuskan tidak melakukan importasi yang dimulai sejak 2025.
Pemerintah terus mengeklaim bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Namun, disaat yang sama, harga beras di tingkat konsumen masih tinggi.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun 2025.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa sepanjang 2025 Indonesia tidak melakukan impor beras sama sekali. Menurutnya, hal itu menandai tonggak sejarah baru dalam ketahanan pangan nasional.
HARGA beras di pasar dunia dilaporkan mengalami penurunan drastis hingga lebih dari 40% dibandingkan tahun lalu.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa tidak ada impor beras medium yang masuk ke Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved