Jumat 05 Maret 2021, 13:30 WIB

Penghapusan Kode Broker akan Sehatkan Aktivitas Pasar Modal

mediaindonesia.com | Ekonomi
Penghapusan Kode Broker akan Sehatkan Aktivitas Pasar Modal

MI/Adam DP
Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ).

 

RENCANA Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melaksanakan penghapusan kode broker di running trade guna melindungi investor ritel Indonesia mendapatkan beberapa tanggapan dari berbagai kalangan.

CEO Coffeemeetstock Theo Derrick menilai, penghapusan kode broker dalam running trade akan membuat para investor akan lebih dalam mempelajari berbagai kemungkinan yang terjadi melalui berbagai analisa baik itu teknis maupun fundamental.

“Investor yang menggunakan analisis arus kas ini cukup banyak di pasar saham maka kemungkinan transaksinya akan turun dalam jangka pendek, tetapi dalam impact positifnya otomatis kan kalau mereka hilang acuan mereka akan cari cara baru, otomatis akan ada cara baru nih, cara barunya adalah (kemungkinan) selaras dengan harapan bursa,” ujar Theo Derrick, Jakarta, pada keterangan pers, (5/3).

Theo menambahkan, hal tersebut juga akan menyehatkan ekosistem bursa, terlihat dari berubahnya kebiasaan yang biasa terjadi ketika adanya running trade dengan kode broker, di mana tidak sedikit dari investor yang membeli saham tanpa tahu perusahaan apa yang dibeli.

“Begitu nama brokernya dihilangkan maka orang-orang itu sekarang mau nggak mau harus belajar tahu saham apa yang dia beli tanpa tuntunan broker. Jadi kalau dulu kita nggak perlu tahu nih saham apa, yang penting orang itu beli kita (ikut) beli. Kalau sekarang nggak ada, mau nggak mau kalian harus aware kalian beli apa sekarang,” Jelas Theo.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurutnya otoritas seperti BEI harus lebih gencar lagi dalam melakukan edukasi dan sosialisasi terkait pasar saham. Hal tersebut dilaksanakan demi mengantisipasi keluarnya investor yang mengacu dari broker besar dari pasar saham indonesia.

“Perlu lebih gencar lagi dan perlu lebih dekat lagi. Dan mungkin lebih dalem sedikit ya. Karena kan yang namanya edukasi dari bursa kan memang juga terus dilakukan, tapi kan sampai level mana, itu yang perlu dipertanyakan,” Paparnya.

Di sisi lain, Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Tama, mengatakan kebijakan tersebut tidak akan terlalu berpengaruh dan tergantung dari tingkat skill dan ilmu pengetahuan dalam menjalankan trading sehari-hari.

“Sebenarnya yang kurang diuntungkan adalah yang lebih mengandalkan faktor tersebut bukan yang analis teknis atau juga dari analis fundamental, potensi kinerja perusahaan bahkan juga ada investor yang mengandalkan dividen. Sebenarnya hal tersebut tidak berpengaruh kebijakan dari bursa yang menghapuskan kode tersebut,” ujar Nafan.

Nafan berharap, ke depannya investor dapat menerapkan strategi yang berbeda dalam berinvestasi di pasar modal, seperti mengandalkan analisis fundamental atau teknis. Selain itu, imbuhnya, investor dapat mencermati berbagai sentimen setiap hari yang bisa mempengaruhi situasi pergerakan harga saham.

“Dan yang lebih penting lagi, BEI tetap berkomitmen dalam meningkatkan literatur dan literasi pasar modal di tanah air ini, serta yang paling esensial hal ini harus dilakukan secara berkesinambungan,” pungkasnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok. TikTok

Kolaborasi dengan Smesco, TikTok Ajak Bangga Gunakan Produk UKM

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:30 WIB
Gernas BBI diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap PDB Negara yaitu sekitar 65% di tahun...
Dok. Pribadi

Ini Usulan Persatuan Insiyur Indonesia soal Ibu Kota Baru

👤Syarief Oebaidillah 🕔Sabtu 17 April 2021, 23:15 WIB
IKN yang diibaratkan, memulai dari kertas putih maka berkesempatan menjadikan IKN sebagai standar baru ibukota dunia yang menjadi acuan...
Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan

Pangansari Pasok Katering Premium untuk Proyek Wika di Luar Negeri

👤Micom 🕔Sabtu 17 April 2021, 21:57 WIB
PT Pangansari Utama Food and Resources menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan konstruksi PT Wijaya Karya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya