Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjanjikan, pihaknya tidak menggunakan praktik curang dalam perdagangan Indonesia untuk meningkatkan pangsa pasar di luar negeri.
Dia mengatakan, Kemendag akan berusaha memghindari praktik dumping dan berupaya adil dalam bersaing di marketplace.
"Saya memastikan bahwa marketplace di Indonesia ini akan menjadi perdagangan yang adil, baik bagi penjual dan pembeli. Kami tidak bisa membuka marketplace dengan kecurangan, misalnya predatory pricing, investment dumping," jelas Lutfi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (25/2).
Sebagai menteri perdagangan, Lutfi menuturkan dirinya akan berperan sebagai wasit, dengan mengatur jalannya roda perdagangan.
Baca juga : Ekspor-Impor Januari 2021 Turun, Mendag Sebut Efek Liburan
"Ketika terjadi bakar bakaran uang dengan dumping itu adalah transaksional yang tidak sehat. Mendag sebagai wasit akan menganut asas perdagangan yang adil dan baik," urai Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.
Untuk menerobos pasar global, pihaknya juga berupaya menggenjot produk-produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Dengan menganut konsep keadilan dalam perdagangan, Lutfi meyakini, produk lokal dapat bersaing dengan baik.
"Pada 2021, kita menyiapkan hampir Rp 300 triliun dalam pengembangan KUR (Kredit Usaha Rakyat). Ini agar UMKM tidak hanya berjaya di pasar dalam negeri tapi dunia," pungkasnya. (OL-7)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia berkomitmen membeli BBM dari Amerika Serikat senilai USD15 miliar sebagai bagian negosiasi dagang.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup perdagangan terakhir tahun 2025 dengan kinerja positif, menguat tipis sebesar 2,68 poin.
Anjloknya harga emas pada perdagangan hari ini memberikan tekanan langsung terhadap sentimen saham-saham tambang emas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
IHSG mengakhiri perdagangan Selasa sore di zona merah. Tekanan jual muncul seiring investor melakukan aksi ambil untung (profit taking) menjelang libur dan cuti bersama Natal.
Sektor non-migas menjadi pendorong utama surplus perdagangan Batam pada September 2025, dengan mesin dan peralatan listrik (HS 85) mendominasi ekspor dengan nilai US$831,02 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved