Kamis 25 Februari 2021, 11:00 WIB

Minim Sentimen, IHSG Diperkirakan Kembali Melemah

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Minim Sentimen, IHSG Diperkirakan Kembali Melemah

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
IHSG

 

EKSPETASI terkait stimulus fiskal serta rilis laporan keuangan sejumlah perusahaan masih menjadi katalis pasar pada minggu ini. Data penjualan rumah baru AS tercatat tumbuh +4,3% mom pada Januari 2021, di atas ekspektasi konsensus (+2,1%).

Pasar komoditas juga turut menguat kemarin, dengan harga minyak WTI tercatat naik +0,44% ke level US$ 63,4/barel, diikuti minyak Brent (US$ 67,3/barel, (+2,55%) dan emas (US$ 1,803/t oz, +0,28%).

Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat +0,31% dengan net sell asing di pasar regular mencapai Rp 1,26 triliun. Data terkait inflasi Indonesia dijadwalkan dirilis pada Senin, 1 Maret 2021. Pasar memperkirakan bahwa inflasi akan meningkat +0,4% mom (Jan-21: +0,26%).

baca juga: 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi kembali melemah hari ini, seiring minimnya sentimen global dan domestik," kata Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, Suria Dharma, Kamis (25/2). (OL-3)

Baca Juga

AFP/Guillem Sartorio.

Perusahaan Indonesia dan UMKM Afrika Selatan Bangun Pabrik Garmen

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 15:14 WIB
Dalam operasinya nanti, Pan Africa akan mengimpor garmen setengah jadi personal protective equipment (PPE) dari...
Antara

Data CVR SJ-182 Diunduh, Percakapan 2 Jam Terungkap

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 13 April 2021, 13:58 WIB
KNKT telah berhasil mengunduh data kotak hitam atau black box berupa Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Kamis...
MI/Ramdani

OJK: Masyarakat Masih Mudah Tertipu Tawaran Investasi

👤Fetry Wuryasti 🕔Selasa 13 April 2021, 13:45 WIB
BANYAK kejahatan terkait penawaran investasi atau produk usaha fintech dan gadai ilegal dan masih banyak pula masyarakat yang tertipu,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya