Sabtu 20 Februari 2021, 15:42 WIB

Jokowi Minta Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja

Dhika Kusuma Winata | Ekonomi
Jokowi Minta Dunia Usaha Buka Kesempatan Kerja

ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Perajin menjemur sale pisang di Desa Cintajaya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (7/2/2021).

 

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan upaya keras perlu dilakukan bersama-sama untuk terus menangani persoalan ekonomi, dampak dari pandemi ini. Presiden menginginkan kesempatan kerja dibuka seluas-luasnya di tengah banyaknya warga yang kehilangan pekerjaan selama masa pandemi.

"Perluasan kesempatan kerja yang bisa berkelanjutan adalah dari para pelaku usaha, dari dunia usaha. Kuncinya di situ, bukan pemerintah. Kalau yang melakukan dari dunia usaha ini pasti akan berkelanjutan dan ini yang dibutuhkan oleh masyarakat," kata Presiden saat menghadiri Perayaan Imlek Nasional 2021 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (20/2).

Sejak beberapa waktu terakhir, Presiden menginstruksikan jajarannya untuk menjalankan program padat karya yang dapat membuka peluang kerja tersebut. Namun, Jokowi menggarisbawahi perluasan kesempatan kerja yang dapat berjalan secara berkelanjutan justru berasal dari kalangan dunia usaha.

Untuk mendukung pembukaan lapangan kerja itu, ucap Jokowi, pemerintah bekerja keras untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional. Seluruh level usaha mulai dari UMKM, menengah, hingga yang besar diharapkan bisa berproduksi kembali secara maksimal.

Baca juga: Bunuh Dunia Usaha, Asosiasi Usaha Minta PPKM Disetop

Dari sisi pemerintah, prioritas belanja kini juga lebih diarahkan untuk pembelian produk-produk dalam negeri dan memberikan sejumlah insentif bagi dunia usaha.

Jokowi mencontohkan upaya pemerintah untuk membangkitkan dunia usaha itu melalui sejumlah kebijakan terbaru antara lain insentif untuk pajak penjualan barang mewah (PPnBM) dan DP KPR 0%. Kepala Negara menekankan persoalan kesehatan dan perekonomian tidak dapat dipisah-pisahkan. Seluruh pihak harus berupaya keras bergotong-royong memulihkan ekonomi.

"Kuncinya adalah kebersamaan, gotong royong, sebagai bangsa besar. Saya berharap di tahun kerbau ini kita bisa menggerakkan kekuatan besar, keberanian, dan kedisiplinan untuk melakukan lompatan-lompatan dan terobosan-terobosan baru dalam melakukan langkah-langkah berani yang baru agar kita bisa terlepas dari krisis kesehatan dan perekonomian," tuturnya.

Hadir secara langsung mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara tersebut Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI, Kapolri, pimpinan lembaga negara, para gubernur, hingga para tokoh lintas agama juga mengikuti jalannya acara secara virtual.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Menilik Kisah Penjual Ikan Hias di Bogor, Meraih Cuan & Go Digital

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 14:07 WIB
Awalnya, Damo hanya seorang pria yang gemar memelihara ikan dan memiliki budidaya ikan lele...
Antara/Aprillio Akbar.

Keberatan Investasi Miras, Muhammadiyah Tekankan Sumber Daya Alam

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 02 Maret 2021, 14:05 WIB
Perpres tersebut berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, kerusakan akhlak, dan meningkatnya tindak...
MI/M Irfan

Tiga Bandara RI Sabet Penghargaan ACI Aspek Higienis

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 02 Maret 2021, 14:01 WIB
Yaitu Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung) dan Bandara Depati Amir...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya