Kamis 18 Februari 2021, 19:23 WIB

Kepala BKPM Pastikan Pembangunan Smelter Berjalan

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kepala BKPM Pastikan Pembangunan Smelter Berjalan

Antara/Muhammad Adimaja
Potret area tambang terbuka milik PT Freeport Indonesia di Timika, Papua.

 

INDONESIA tengah melakukan transformasi ekonomi melalui hilirisasi sumber daya alam. Salah satu yang menjadi fokus pemerintah ialah industri pengolahan (smelter) nikel yang memiliki nilai tambah.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia berencana melakukan kunjungan ke Provinsi Maluku Utara pada Jumat (19/2) depan. Dia ingin melihat secara langsung perkembangan pembangunan pabrik pengolahan nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Bahlil juga akan meninjau fasilitas pendukung. Seperti, pembangkit listrik dan pelabuhan (terminal khusus). Menurutnya, pembangunan IWIP di Kabupaten Halmahera Tengah ini harus dikawal.

Baca juga: Pemerintah Sebut Prospek Ekonomi RI Menjanjikan

“Berdasarkan catatan BKPM, pembangunan IWIP ini progresnya positif. BKPM akan terus mengawal penyelesaian proyek Kawasan IWIP, serta memfasilitasi rencana investasi yang akan masuk. Kalau ada masalah, kita selesaikan," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Kamis (18/2).

Bahlil berharap dengan berjalannya investasi Kawasan IWIP di wilayah timur Indonesia, dapat mewujudkan investasi yang berkualitas. Dalam hal ini, melalui penyebaran investasi yang merata. Pemerintah juga berharap adanya sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan tersebut.

“Saya tekankan kepada pengelola kawasan IWIP, libatkan pengusaha lokal di Maluku Utara. Sehingga, nantinya investor dan pengusaha lokal, khususnya UMKM, dapat berkembang bersama. Pada akhirnya tercipta pertumbuhan ekonomi yang adil dan merata,” imbuh Bahlil.

Baca juga: Bangun Smelter di Palu, TMM Siap Serap Bijih Nikel Kadar Rendah

Saat berkunjung ke Maluku Utara, Bahlil dijadwalkan bertemu dengan pemerintah daerah. Dia mengimbau pemerintah setempat lebih proaktif dalam memfasilitasi penyelesaian proyek IWIP. 

Menurutnya, investasi di kawasan IWIP akan memberikan mulitiplier effect dan memberikan kontribusi nyata untuk meningkatkan perekonomian daerah. Sehingga, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah.

Diketahui, Maluku Utara menjadi primadona baru tujuan investasi bagi Penanaman Modal Asing (PMA) di wilayah Indonesia bagian timur. Pada 2020, Maluku Utara berada pada peringkat tiga di antara provinsi yang menjadi lokasi PMA, dengan realisasi investasi US$2,4 miliar. Sedangkan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp662,1 miliar.(OL-11)

Baca Juga

Ist/Kementan

Cegah PMK, Kementan Serahkan Bantuan Obat-obatan dan APD di Lombok Barat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 10:06 WIB
Kementan terus berupaya melakukan pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pulau Lombok, Nusa Tenggara...
dok.humas pemprov dki

Anies Lepas Ekspor 19 Ton Beras BUMD DKI ke Arab Saudi

👤 Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 10:05 WIB
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin kegiatan Pelepasan Kontainer Ekspor yang mengangkut 19 ton Produk Beras FS Yasamin ke Riyadh,...
dok.Ant

Emas Naik Akibat Pelemahan Ekuitas AS

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:25 WIB
HARGA Emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi WIB (21/5), memperpanjang kenaikan sesi sebelumnya karena indeks...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya