Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI negara bahari dengan sebaran belasan ribu pulau dan luasnya garis pantai, Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan. Di antaranya ialah potensi illegal bunkering, illegal fishing, penyelundupan barang terlarang, kecelakaan, hingga human trafficking.
Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) 2010 hingga Agustus 2019, angka kecelakaan pelayaran mencapai 104 kasus yang antara lain meliputi kebakaran, tabrakan, kandas, tenggelam, kapal miring, dan terbalik.
Soal keamanan dan pelestaran laut dan pantai, Indonesia dihadapkan pada berbagai kasus tumpahnya minyak di laut dan lepas pantai. Adapun masalah pengamanan laut di Tanah Air juga dihadapkan kondisi yang jauh lebih kompleks.
Karena itu, penegakan hukum di laut tidak boleh tumpang tindih. Berdasarkan UU No 17/2008 tentang Pelayaran, koordinator penegakan hukum di laut diamanatkan kepada penjaga laut dan pantai yang kewenangannya dilaksanakan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).
“KPLP ini sudah hadir di Indonesia sejak 1939. Dia lembaga tertua saat ini di Indonesia. Itulah sebabnya tahun 2008 pemerintah memberikan penghargaan kepada KPLP yakni UU 17 untuk mengangkat KPLP yang selama ini hanya hadir berdasarkan peraturan menteri,” ujar pengamat keamanan laut, Soleman Ponto.
Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah memiliki 5 pangkalan PLP yg tersebar di beberapa kepulauan Indonesia, di antaranya pangkalan PLP Tanjung Uban, Kepulauan Riau, yang selalu berpatroli dengan armada kapalnya salah satunya kapal KN Kalimasadha di salah satu titik perdagangan laut tersibuk di dunia yakni di Selat Malaka dan Selat Singapura.
Menurut Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban Kapten Handry Sulfian, patroli dilakukan dengan dua sistem, yakni operasi pergerakan mandiri dan saat menerima laporan dari Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) dan intelejen. Kapal yang masuk radar mencurigakan akan terdeteksi KPLP.
“Misalnya, ada kapal dari Singapura tidak melapor atau tidak memasang Automatic Identification System (AIS), terdeteksi di radar ada subjek yang mengapung-apung. Kami coba berhubungan dengan PPS apakah kapal itu laporan atau ada indikasi lain. Saat ada subjek yang dicurigai, kapal kami on the spot ke sana. Dalam beberapa mil, kami coba kontak melalui radio komunikasi VHS dan memantau secara berkala,” ujar Handry.
Di masa pandemi, tantangan pengamanan laut Indonesia kian bertambah. Pengamanan Indonesia dari penularan penyakit menular menjadi fokus tambahan yang tidaklah mudah.
“Yang sudah-sudah kalau arahan dari pimpinan periksa, periksa. Kecuali seperti kasus terbaru, karena dia bendera asing, kami belum memeriksa, pimpinan meng¬arahkan kami tarik dulu ke pangkalan, diperiksa covid-19, baru kita lakukan pemeriksaan standar,” ujar Kapten Kapal KN Kalimasadha Putra Wardhana.
Tantangan besar
Sebagai otoritas pengamanan laut dan pantai yang lahir sejak zaman Belanda, KPLP di bawah Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menjadi satu-satunya otoritas coast guard di Indonesia yang diakui hukum internasional dan International Maritime Organization (IMO).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan faktor keselamatan sudah menjadi mandatory IMO. Dalam hal ini, Kementerian Perhubungan harus memastikan keselamatan di perairan seluruh Indonesia. Di sisi lain, memastikan keamanan di laut Indonesia tantangannya cukup besar. Hal ini bisa dilihat dari luasnya lautan di negara ini.
“Bayangkan Indonesia itu seperti Eropa dari ujung ke ujung sehingga secara kuantitas kita memang punya kekurangan di situ. Oleh karenanya kita menjaga secara prioritas di beberapa tempat. Ini kita harus improve, terutama kemampuan SDM (sumber daya manusia) dan digitalisasi supaya coverage di daerah-daerah itu bisa lebih baik,” jelasnya.
Pemerintah juga terus berupaya memberikan pendidikan yang lebih intensif. Antara lain dengan mendatangkan para ahli di bidang ini. Termasuk, kata Menhub, meminta kedutaan-kedutaan untuk memberikan pembelajaran bagi mereka yang sedang sekolah.
Memelihara keamanan garis pantai Indonesia yang begitu luas tentu bukan tugas mudah. Ada banyak harapan dan tumpuan yang disematkan pada pundak KPLP. Ke¬terbatasan alat dan personel tak menyurutkan semangat mereka untuk terus menjaga keamanan laut Indonesia.
“Saya berharap teman-teman KPLP selalu semangat karena tugasnya berat di lapang¬an. Yang kedua adalah harapan sinergitas antarkelembagaan makin baik sehingga kita kompak menghadapi permasalahan-permasalahan di lapangan,” tutup Menhub. (Ifa/S3-25)
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Setiap rencana pembangunan trotoar kini melalui proses negosiasi dan evaluasi yang ketat.
Menurut Arief, tingkat hunian gedung-gedung perkantoran grade AS sepanjang jalur MRT fase 1 mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan gedung-gedung di luar jalur MRT.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi meluncurkan sistem pembayaran QRIS Tap di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, pada Kamis (4/12).
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved