Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK bjb terus menjaga komitmennya dalam mendukung upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) klaster kepada kelompok masyarakat tertentu.
Penyaluran KUR Klaster dari bank bjb ini telah diterima oleh sejumlah pihak, termasuk para petani binaan CV Mutiara Bumi yang mengolah lahan pertanian jagung, Desa Pasir Munjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Untuk memastikan kelancaran usaha para petani sebagai penerima fasilitas KUR, bank bjb turut serta melakukan kunjungan ke lahan pertanian olahan dalam agenda monitoring dan evaluasi program KUR Klaster pada Jumat (5/2/2021). Kunjungan tersebut dilaksanakan oleh Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Gede Edy Prasetya, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari beserta manajemen bank bjb dan Direktur CV Mutiara Bumi Hesti Yuliastanti.
Baca Juga: Inisiatif Stimulus Kredit Bank BJB Dorong UMKM di Era New Normal
Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bank bjb senantiasa hadir sebagai mitra setia pemerintah dan masyarakat untuk menggarap sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Para petani yang menjadi penerima fasilitas KUR merupakan salah satu kelompok masyarakat yang menjadi sasaran prioritas dalam penyaluran KUR Klaster ini.

"bank bjb akan terus memperkuat jalinan sinergi dengan pemerintah dalam mendukung penyaluran Kredit Usaha Rakyat ini. bank bjb juga akan terus melakukan perluasan jangkauan KUR agar dapat memberikan manfaat yang lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi nasional," kata Widi.
Pembiayaan KUR terhadap petani binaan CV Mutiara Bumi ini merupakan yang kesekian kalinya disalurkan bank bjb. Sebelumnya, bank bjb telah bekerja sama dengan CV Mutiara Bumi untuk memberikan dukungan pembiayaan bagi petani binaan yang tersebar di beberapa daerah, di antaranya Purwakarta, Indramayu, Majalengka, Surabaya, Tuban, Blora, Bojonegoro dan Semarang.
Salah satu strategi bank bjb dalam penyaluran KUR Klaster tersebut yaitu dengan skema kerja sama kemitraan, termasuk kerja sama yang dilaksanakan dengan CV Mutiara Bumi. Tujuan kerja sama ini adalah untuk meningkatkan skala usaha petani dengan metode kemitraan dari hulu hingga hilir, berupa dukungan dari awal masa tanam hingga penyerapan hasil panen, serta jaminan pengembalian modal atas gagal panen akibat serangan hama.
Keberhasilan bank bjb dalam menjalankan amanat pemerintah khususnya dalam penyaluran KUR ini tidak terlepas dari strategi penyaluran kredit yang dilakukan melalui pola kemitraan. bank bjb selalu memposisikan nasabah sebagai mitra yang memiliki keinginan untuk bertumbuh dan berkembang bersama. Karena itu, bank bjb juga melengkapi sokongan pendanaan dengan dorongan dalam bentuk edukasi dan pendampingan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) sebagai sarana peningkatan kapasitas usaha. (RO/OL-10)
Total pembiayaan akan mencapai Rp10 triliun, dengan masing-masing penerima akan memperoleh kredit maksimal Rp500 juta.
Terkait dampak kebijakan tersebut terhadap kinerja keuangan perseroan, Hery menilai pengaruhnya tidak signifikan mengingat skala bisnis BRI yang besar.
Jumlah debitur KUR di tiga wilayah tersebut mencapai 1.018.282 dengan nilai pembiayaan sebesar Rp43,95 triliun.
PEMERINTAH menyiapkan kebijakan khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pelaku usaha yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Pemerintah tengah menyiapkan skema hapus buku utang kredit usaha rakyat (KUR) bagi masyarakat di wilayah bencana.
Don Muzakir, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani Aceh yang terdampak banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved