Kamis 04 Februari 2021, 21:14 WIB

Bonus Demografi, RI Perlu Percepat Penyediaan Lapangan Kerja  

Faustinus Nua | Ekonomi
Bonus Demografi, RI Perlu Percepat Penyediaan Lapangan Kerja  

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
tenaga kerja melintas di trotoar Jalan jenderal Sudirman pada jam pulang kerja

 

STAF Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bappenas Vivi Yulaswati mengungkapkan, Indonesia saat ini tengah memasuki masa bonus demografi. Hal itu berdasarkan hasil Sensus Penduduk (SP) 2020 yang mencatat jumlah penduduk usia produktif 15-64 tahun mencapai 70,72% atau sekitar 191 juta jiwa dari total 270,2 juta penduduk.

"Jumlah penduduk usia produktif ini yang terus meningkat tentunya menandakan bahwa Indonesia mulai masuk pada masa bonus demografi," ungkapnya dalam webinar Implikasi Hasil Sensus Penduduk 2020 Terhadap Kebijakan Pembangunan Kependudukan, Kamis, (4/2).

Untuk memaksimalkan bonus demografi tersebut, Vivi mengatakan, Indonesia harus memepercepat penyediaan lapangan kerja. Sehingga, visi Indonesia maju bisa tercapai di 2045 nanti.

"Percepatan penyediaan lapangan pekerjaan sangat diperlukan, agar keuntungan dari bonus demografi itu dapat dimanfaatkan maksimal," ucapnya.

Meski demikian, dia mengatakan bahwa upaya percepatan penyediaan lapangan kerja juga harus dibarengi dengan perancangan program pensiun. Mengingat, setelah masa bonus demografi maka akan muncul tantangan baru yakni tinggi penduduk berusia lanjut.

Baca juga : Money Mule, Tren Fraud dalam Sistem Pembayaran Digital RI

Agar tidak menjadi permasalahan di masa datang, program pensiun pun harus segera dirancang. Program pensiun juga menjadi bagian penting untuk memastikan kehidupan masyarakat setelah berhenti bekerja.

"Tentu dibarengi oleh pencanangan program lebih ramah lanjut usia, yang dapat menjamin taraf hidup lanjut usia setelah berhenti bekerja," kata Vivi.

Vivi menambahkan, hasil SP 2020 tidak jauh berbeda dengan proyeksi penduduk tahun 2015-2045 yang dilakukan Bappenas bersama BPS dan pemangku kepentingan lainnya. Pihak saat itu sudah susun dokumen RPJMN 2020-2024 dan juga visi 2045.

"Jadi berdasarkan proyeksi penduduk tersebut jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2020 adalah 269,6 juta. Usia produktif Indonesia saat ini cukup besar mencapai 70% dan ini merupakan angka terbesar sejak Indonesia merdeka," tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok.MI

Indef: Serapan Tenaga Kerja PKT PUPR Harus Lebih Maksimal

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 17 April 2021, 03:05 WIB
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa angka yang dirumahkan, bukan angkatan kerja, pengurangan jam kerja, dan...
MI/Andri Widiyanto

Mendag Sebut Kinerja Ekspor Maret 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 16 April 2021, 22:07 WIB
Pernyataannya itu menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (15/4) yang menyatakan total nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Pengamat: Prakerja Harus Lanjut, Jangan Dianggap Bansos 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 21:50 WIB
Program Kartu Prakerja bisa membantu pemerintah untuk memperbaiki keterampilan angkatan kerja dari sisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya