Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
BURSA saham AS Senin (11/1) malam ditutup melemah. Investor akhirnya menyadari bahwa valuasi saham sudah terlalu tinggi di tengah kasus covid-19 yang terus meningkat dan kasus politik di AS.
Hal ini terjadi setelah momentum mulai pudar dan sentimen peningkatan saham mulai jenuh beli. Indeks Dow Jones ditutup 31.008,69 (-0,29%), Indeks Nasdaq ditutup 13.036,43 (-1,25%), S&P 500 ditutup 3.799,61 (-0,66%).
"Saat ini investor di AS akan fokus pada perkembangan pemakzulan kedua pada (Presiden) Donald Trump," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper, Selasa (12/1).
Bursa di Asia dibuka melemah mengikuti pergerakan Wall Street. Investor mengambil langkah konservatif dan menanti komentar dari The Fed yang akan dilakukan pada Selasa (12/1) malam.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi fluktuatif dengan ada pelemahan dengan pergerakan antara 6.312-6.416.
IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal pergerakan indeks IHSG saat ini memasuki area jenuh beli sehingga ada potensi mengalami koreksi ataupun profit taking jangka pendek.
Investor perlu mewaspadai kenaikan kasus covid-19 di Indonesia yang mencapai 9.000 kasus baru per hari. Selain itu investor masih menanti beberapa data ekonomi yang akan dirilis. (E-3)
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
IHSG Kamis pagi (5/3/2026) dibuka menguat 118,29 poin ke level 7.695,35. Simak analisis teknikal, kurs Rupiah terbaru, dan rekomendasi saham pilihan di sini.
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, bukan karena sentimen domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu 4 Maret 2026, dibuka melemah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak melemah terbatas pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026).
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (3/3) di tengah sikap pelaku pasar yang masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved