Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi selama 2020 di level 1,68%. Sementara itu, tingkat inflasi pada Desember 2020 mencapai 0,45%, atau naik dari November sebesar 0,28%.
"Inflasi tahunan dan tahun kalender 2020 adalah 1,68%. Inflasi Desember 2020 yang sebesar 0,45% banyak dipengaruhi naiknya harga komoditas, seperti cabai merah, beras dan tarif angkutan udara," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers, Senin (4/1).
Angka inflasi di Desember sebesar 0,45% didapat dari hasil pemantauan yang dilakukan BPS di 90 kota Indeks Harga Konsumen (IHK). Tercatat, 87 kota mengalami inflasi dan 3 lainnya mengalami deflasi.
Baca juga: Berita Gembira, Rupiah Menguat Tajam hingga Ke Level Rp13.800-an
Kota Gunungsitoli mengalami inflasi tertinggi sebesar 1,87%. Adapun inflasi terendah terjadi di Tanjung Selor sebesar 0,05%. Sedangkan Kota Luwuk mengalami deflasi tertinggi, yakni minus 0,26% dan deflasi terendah terjadi di Kota Ambon sebesar minus 0,07%.
Setianto mengungkapkan tingkat inflasi pada tiga bulan terakhir 2020 menunjukkan tren positif. Tercatat pada Oktober terjadi inflasi sebesar 0,07%, atau membaik di November sebesar 0,28% dan meningkat di Desember menjadi 0,45%.
Apabila dibandingkan secara tahunan (yoy), terjadi peningkatan inflasi yang signifikan sejak Agustus 2020 sebesar 1,32%. Namun, membaiknya tingkat inflasi belum mencerminkan perbaikan daya beli masyarakat. Sebab, tingkat inflasi inti pada Desember 2020 tercatat hanya 0,05%, atau 1,60% secara tahunan.
Baca juga: Pemerintah Perpanjang Stimulus Listrik Hingga Maret 2021
"Inflasi inti dari Januari-Desember, terjadi peningkatan dari Oktober 0,04%, Desember 0,05%, meski November 0,06% lebih tinggi dari Desember. Tingkat inflasi inti secara yoy menunjukkan bahwa terjadi penurunan sejak Agustus 2020. Bahkan, Juli sebesar 2,07% dan menjadi 1,60% di Desember," jelas Setianto.
"(Untuk mengatakan daya beli pulih) Dari inflasi inti yang masih tercatat poisitif, meski inflasi inti ini menurun dalam beberapa bulan terakhir. Ini perlu dilengkapi dengan melihat tingkat konsumsi rumah tangga dan demand pasar. Namun kita berharap daya beli akan terus membaik," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia menyampaikan tingkat inflasi inti berkontribusi pada inflasi Desember sebesar 0,03%. Inflasi harga bergejolak (volatile price) tercatat 2,17% dan memberi andil sebesar 0,37%. Serta, harga harga yang diatur pemerintah (administered price) sebesar 0,35% dan memberi andil sebesar 0,06%.(OL-11)
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
PERTUMBUHAN ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year/YoY).
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Badan Pusat Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja perekonomian nasional yang solid di sepanjang 2025 dengan pertumbuhan sebesar 5,11% secara tahunan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved