Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi di 2020, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, pertumbuhan tersebut lebih baik ketimbang negara-negara kelompok 20 ekonomi utama atau G20.
"Dibandingkan dengan negara G20 lainnya, perekonomian kita terkontraksi relatif (baik), nomor dua sesudah Tiongkok. Tiongkok sudah tumbuh positif, kita masih minus, tapi yang lain minusnya lebih dalam dari Indonesia," ujar Airlangga dalam acara Outlook 2021 dalam Youtube BNPB, Kamis (24/12).
Airlangga menuturkan, perlahan perekonomian Indonesia pulih. Hal ini terlihat dari beberapa indikator, seperti cadangan devisa yang mencapai US$ 135,2 miliar pada Triwulan III 2020.
Selain itu, tambahnya, tren perbaikan juga terlihat dari kinerja pasar saham, di mana IHSG berada pada kisaran 6.100 dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang berada pada posisi 14.100.
"Ini memberikan sinyal positif ke market bahwa perekonomian kita mulai kembali. Dan kebijakan pemerintah selama ini sudah dijalan yang benar," kata Airlangga.
Baca juga: Peraturan Turunan UU Ciptakera jangan Rugikan Industri Perkebunan
Politikus Golkar itu juga menyebut dengan kedatangan 1,2 juta vaksin Sinovac ke Tanah Air, dapat membawa sentimen yang positif bagi pasar dan mempercepat pemulihan perekonomian Indonesia di 2021.
"Sinyal positif ini bakal didukung dengan kedatangan vaksin, kita memiliki akses 1,2 juta vaksin yang sudah ada di Indonesia. Kedepan, 1,8 juta vaksin (akan datang) dan 15 juta dalam bentuk bahan baku," pungkas Airlangga.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut meski pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II 2020 mengalami kontraksi 5,32%, angka itu dianggap lebih baik diantara negara G20. Misalnya seperti Jerman, Italia, Meksiko, Prancis mengalami kontraksi di atas 11%.
Inggris terkontraksi 21 persen dan India kontraksi 23,9 persen. Namun, Tiongkok mencatat pertumbuhan positif 3,2% pada kuartal II 2020. (OL-4)
Sandi mengungkapkan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan setiap bulan dengan materi yang beragam.
Ada beberapa langkah antisipatif yang mulai diterapkan Puskesmas Warungkondang untuk mencegah penyebaran covid-19.
Munculnya kembali covid-19 tentu perlu diantisipasi. Karena itu, saat ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memitigasi penyebaran covid-19, terutama pada sektor pariwisata.
Saat ini, kelima pasien tersebut hanya bergejala ringan. Mereka sedang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Bupati memastikan terpaparnya warga tersebut saat yang bersangkutan berada di luar daerah.
Galeri menjadi catatan sekaligus spirit agar warga Jabar tak gentar, namun tetap waspada menghindari penularan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved