Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DI penghujung 2020, PT Bank Central Asia (BCA) mendapatkan dua penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Mitra Distribusi dengan Kinerja Terbaik Tahun 2019 dan Mitra Distribusi SBSN Ritel dengan Kinerja Terbaik Tahun 2020.
Apresiasi ini didapatkan berkat pencapaian dan kinerja maksimal yang dilakukan BCA untuk mendukung pemerintah dalam penjualan SBN Ritel. Wakil Presiden Direktur BCA Suwignyo Budiman menerima penghargaan secara virtual dari Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Investor Gathering DJPPR pada Kamis (17/2).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut EVP Wealth Management BCA Adrianus Wagimin, Direktur Jenderal PPR Luky Alfirman dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan RI Febrio Nathan Kacaribu. Tahun ini investor gathering mengusung tema “Sinergi dalam Mendukung Pembiayaan APBN untuk Penanganan Pandemi Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi".
“Sebuah kebanggan bagi BCA dapat dipercaya menjadi Mitra Distribusi resmi yang ditunjuk Kemenkeu RI. Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada BCA melalui dua penghargaan ini. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk terus mendukung program pemerintah. Ke depan, BCA akan terus menggaungkan edukasi dan informasi mengenai benefit investasi kepada masyarakat, termasuk kepada generasi muda,” tutur Suwignyo dalam keterangan resmi, Senin (21/12).
Sebagai informasi, pada 2020 BCA telah melakukan penjualan enam seri SBN Ritel dengan total penjualan lebih dari Rp15 triliun. Dimulai dari SBR009 yang terjual di BCA lebih dari Rp900 miliar, dilanjutkan pada Maret 2020 dengan SR012 BCA telah mencatat penjualan sebesar Rp1,9 triliun.
Penjualan ORI017 hampir mencapai Rp4,5 triliun, dan di September 2020, BCA juga berhasil mencatatkan penjualan SR013 mencapai lebih dari Rp4 triliun dengan hampir 30% pembeli bertransaksi melalui aplikasi WELMA.
Pada Oktober dilakukan penjualan ORI018 yang mencapai penjualan kurang lebih sebesar Rp2,6 triliun. Terakhir, pada November 2020 BCA kembali berpartisipasi dengan melakukan penjualan ST007 senilai Rp1,7 triliun.
“Melihat animo masyarakat untuk mulai berinvestasi, dan peningkatan nasabah yang bertansaksi investasi obligasi dan reksadana di BCA, hal ini membuat kami termotivasi untuk meningkatkan layanan dan inovasi, salah satunya dengan mengembangkan aplikasi wealth management WELMA. Dengan penghargaan ini menjadi apresiasi bagi kami untuk selalu hadir disisi nasabah dan melayani kebutuhan investasi dan proteksi secara menyeluruh,” tutup Adrianus. (E-3)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved