Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan dalam membangun usaha diperlukan mental yang kuat. Calon wirausahawan juga harus memiliki ilmu dan pengetahuan yang mumpuni guna mengurangi dan mengeliminasi risiko rugi dan gagal.
"Jadi, kita bisanya takut masuk ke dalam dunia usaha itu karena kita takut risiko rugi, gagal, dan sebagainya. Obatnya melalui ilmu pengetahuan," kata Sandiaga melalui keterangan pers, Jumat (18/12).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mendorong setiap calon wirausaha mengikuti kegiatan-kegiatan yang meningkatkan pengetahuan mereka. Salah satunya dengan mengikuti acara yang membahas kiat sukses.
Baca juga: Digitalisasi Rambah Bisnis Bengkel
"Dari acara-acara tersebut akan ditemukan ilmu-ilmu yang membangun mental menjadi kuat," ujarnya.
Kedua, lanjut Pendiri PT Samala Serasi Unggul (Rumah Siap Kerja) tersebut, calon wirausahawan harus memiliki pendamping. Dia mendorong orang yang berencana membangun usaha harus bersinergi dengan rekan.
"Kalau kita membangun usaha pertama kali, saya menyarankan itu dilakukan bersama-sama dengan sahabat atau rekan yang memiliki visi dan misi sama," ujar Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu.
Setelah dua syarat di atas terpenuhi, para wirausahawan harus menanamkan sifat kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Dia yakin kerja keras merupakan jalan untuk menjadi orang sukses. Namun, tidak cukup sampai di situ, para wirausahawan juga harus memiliki sifat kerja cerdas dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Setelah itu, wirausahawan harus menyelesaikannya dengan bekerja tuntas. Terakhir adalah bekerja ikhlas. Seluruh usaha yang telah dilakukan harus diserahkan kepada Sang Pencipta.
"Karena ikhtiar itu murni upaya manusia tapi hasilnya adalah 100% di tangan Allah SWT. Kalau kita bekerja secara ikhlas, Insya Allah rejeki itu tidak akan pernah tertukar," pungkasnya. (OL-1)
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved