Rabu 16 Desember 2020, 04:25 WIB

Menaker Dorong Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan

(Ant/E-3) | Ekonomi
Menaker Dorong Layanan Disabilitas Ketenagakerjaan

Foto Humas Kemnaker
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah

 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mendorong pemerintah daerah segera mengimplementasikan unit pelayanan disabilitas bidang ketenagakerjaan sebab dinas ketenagakerjaan adalah garda terdepan pelayanan ketenagakerjaan di daerah.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Ida di Jakarta, kemarin, dalam peluncuran Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan yang merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2020.

"Pengesahan PP Nomor 60 Tahun 2020 tentang Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan, sebagai peraturan pelaksanaan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, diperlukan untuk memberikan dasar pijak yang lebih implementatif kepada pemerintah, pemerintah daerah, provinsi, dan kabupaten/kota untuk memenuhi hak bekerja bagi penyandang disabilitas," kata Menaker dalam sambutan virtual di acara peluncuran tersebut.

Hal itu, tegas Ida, bisa dilakukan dengan penguatan tugas dan fungsi dinas ketenagakerjaan yang merupakan garda layanan terdepan yang berurusan langsung dengan isu ketenagakerjaan di daerah.

"Untuk itu, pada kesempatan pagi hari ini, Kementerian Ketenagakerjaan perlu mendorong dan mengingatkan semua pihak, terutama para pengambil kebijakan di pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, terhadap nilai penting untuk segera mengimplementasikan layanan disabilitas dalam bidang ketenagakerjaan ini," kata Ida.

Untuk membantu implementasi tersebut, Kemenaker telah menyiapkan pedoman penyelenggaraan melalui Peraturan Menaker Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan.

Permenaker itu ditetapkan 30 November 2020 dan diundangkan pada 3 Desember 2020 bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Menurut data Wajib Lapor Ketenagakerjaan, Kemenaker mencatat per Januari 2020 terdapat 546 perusahaan mempekerjakan penyandang disabilitas sebanyak 4.508 orang, dari total tenaga kerja 538.518 orang. (Ant/E-3)

Baca Juga

Dok.MI

Indef: Serapan Tenaga Kerja PKT PUPR Harus Lebih Maksimal

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 17 April 2021, 03:05 WIB
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat bahwa angka yang dirumahkan, bukan angkatan kerja, pengurangan jam kerja, dan...
MI/Andri Widiyanto

Mendag Sebut Kinerja Ekspor Maret 2021 Tertinggi Sepanjang Sejarah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 16 April 2021, 22:07 WIB
Pernyataannya itu menyusul laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (15/4) yang menyatakan total nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Pengamat: Prakerja Harus Lanjut, Jangan Dianggap BansosĀ 

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 16 April 2021, 21:50 WIB
Program Kartu Prakerja bisa membantu pemerintah untuk memperbaiki keterampilan angkatan kerja dari sisi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Maksimalkan Target di Ajang Pramusim

EMPAT tim semifinalis Piala Menpora, yakni PSS Sleman, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar, akan memaksimalkan turnamen pramusim sebelum berlanjut ke Liga 1

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya