Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani mengatakan bahwa reformasi aturan Undang-Undang Cipta Kerja bisa menjadi leverage Indonesia yang cukup kuat untuk perbaikan iklim investasi.
"Sehingga meningkatkan daya saing dan competitiveness indonesia untuk menarik investasi dan menciptakan lapangan pekerjaan," ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (19/11).
Menurutnya, masyarakat harus mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah. Selain itu, dia menambahkan bahwa pekerjaan berikutnya yang harus dilakukan adalah memastikan partisipasi pemangku kepentingan dalam memberiksn masukan pada aturan turunannya sehingga implementasi di lapangan bisa efektif.
"UU Cipta Kerja sangat strategis. Simplifikasi regulasi dan perizinan investasi baik dalam negeri maupun luar negeri lebih mudah," ujar Shinta.
Shinta melihat bahwa berbagai aktivitas usaha yang menimbulkan moral hazzard dapat di minimalisir bahkan bisa dihapuskan dengan adanya Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS).
Baca juga : Akhir Bulan, Masyarakat Bisa Akses 44 Aturan Turunan UU Ciptaker
Selain itu, UU Cipta Kerja dikatakan dapat membuat biaya supply chain industri manufaktur nasional lebih produktif dan kompetitif. Terutama dengan adanya berbagai fasilitas dan insentif dari pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Dengan ini, Indonesia bisa membangun sarana supply chain dari hilir ke hulu. Hingga kini, ada 143 perusahaan yang akan melakukan relokasi investasi ke Indonesia dengan estimasi investasi mencapai US$ 79 miliar dan berpotensi membuka lebih dari 300.000 lapangan pekerja baru," tuturnya.
"Dengan UU Cipta Kerja, kita optimis bisa menarik lebih banyak investasi, dan menjadi the next destination for business and investment," sambung Shinta.
Momentum ini, lanjut Shinta, juga harus dimanfaatkan terutama dengan resminya kontribusi Indonesia di Regional Comprehensive Economic Partnership(RCEP). Di mana hal ini dikatakan akan membawa tantangan dan kesempatan.
"Dari segi tantangan, Indonesia harus mampu meningkatkan daya saing industri, ekspor terbesar di Indonesia masih bertumpu pada raw material atau commodity. Ini saatnya dengan UU Cipta Kerja, kita tingkatkan daya saing dan hilirisasi industri Indonesia agar dapat mengekspor lebih banyak produk bernilai tambah khusunya produk manufaktur," pungkasnya. (OL-7)
Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri sarasehan ekonomi Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat 13 Februari.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai sinyal bahaya menyusul keputusan lembaga pemeringkat internasional Moody’s Investors Service.
Dari sisi permodalan, peningkatan porsi saham juga berkorelasi langsung dengan kebutuhan modal berbasis risiko.
Bertemu lima naga, Presiden Prabowo Subianto menegaskan investasi harus berdampak nyata, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan sektor riil, dan memperkuat UMKM.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
Kompleksitas lingkungan pembayaran telah mendorong inovasi fintech yang bervariasi.
PERWAKILAN Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) sekaligus Secretary General of the International Economic Association Lili Yan Ing menegaskan target pertumbuhan ekonomi 2026 di angka 5,4% tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi masyarakat.
Keberhasilan program MBG sangat ditentukan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, legislatif, hingga akademisi.
KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai aturan pengupahan berpotensi memberikan tekanan terhadap pertumbuhan sektor industri manufaktur.
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kampus didorong untuk menggeser orientasi dari sekadar mencetak pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Kadin Kota Tasikmalaya berkomitmen mengambil peran aktif sebagai fasilitator antara pelaku usaha, pemerintah daerah, dan mitra nasional
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved