Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) mendorong masyarakat menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan. Itu bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan udara bersih dan sehat.
Perseroan juga berkomitmen untuk mengedukasi konsumen untuk menggunakan BBM dengan nilai oktan yang lebih tinggi dan ramah lingkungan yang dinilai lebih berkualitas. Nilai oktan BBM yang lebih tinggi juga disebut berpengaruh pada performa kendaraan.
Demikian disampaikan Pjs. Vice President Corporate Communication Pertamnia Heppy Wulansari melalui keterangan resmi, Sabtu (14/11). Penjelasannya itu juga berkaitan dengan isu penghapusan BBM jenis premium yang memiliki nilai oktan 88.
"Pertamina berkomitmen mendorong penggunaan BBM dengan RON (Research Octane Number) lebih tinggi, karena selain baik bagi lingkungan juga akan berdampak positif untuk mesin kendaraan dan udara yang lebih bersih," ujar Heppy.
Selain edukasi, lanjut Heppy, Pertamina juga memberikan stimulus berupa promo-promo BBM kepada konsumen, agar tergerak untuk mencoba BBM dengan kualitas lebih baik dan merasakan dampaknya ke mesin kendaraan melalui Program Langit Biru.
Program Langit Biru, imbuh Heppy, dilakukan Pertamina atas dukungan pemerintah daerah dan kementerian KLHK untuk menjawab tuntutan dan agenda global. Itu dilakukan dalam rangka mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan bermotor, sejalan dengan Paris Agreement yang menetapkan reduksi emisi karbon dioksida efektif yang mulai berlaku pada tahun 2020.
"Untuk tahun mendatang, Program Langit Biru diharapkan akan dapat diterapkan lebih luas sehingga kualitas udara di Indonesia bisa lebih baik," pungkas Heppy. (OL-4)
Direktur The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili Niode, menekankan pentingnya konsumsi BBM secara bijak demi menekan emisi gas rumah kaca.
Keputusan Presiden Prabowo menahan harga BBM adalah bukti nyata keberpihakan kepada rakyat.
EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang menyebut potensi penyesuaian harga bahan bakar non-subsidi dapat meningkatkan angka inflasi secara keseluruhan.
IESR: Jaminan Pemerintah Soal Ketersediaan BBM Perlu Dibarengi Keterbukaan Data
Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi pelebaran defisit APBN.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved