Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Ekonom Singgung Potensi Kenaikan Inflasi jika Ada Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi

Ihfa Firdausya
01/4/2026 13:46
Ekonom Singgung Potensi Kenaikan Inflasi jika Ada Penyesuaian Harga BBM Non-Subsidi
Ilustrasi(Antara)

EKONOM PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang menyebut potensi penyesuaian harga bahan bakar non-subsidi dapat meningkatkan angka inflasi secara keseluruhan. “Perkiraan kami menunjukkan bahwa efeknya dapat mencapai +0,23% YoY untuk setiap kenaikan 10% harga ritel, dengan barang-barang bersubsidi tetap utuh,” katanya dalam keterangan yang diterima, Rabu (1/3).

Dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini, inflasi utama tercatat sebesar +3,48% YoY dan +0,41% MoM pada Maret 2026. Inflasi inti tetap stabil di +2,52% YoY, masih dipimpin oleh perhiasan emas, sementara barang-barang inti mendapat daya tarik dari mobil dan beras dengan lauk pauk.

“Deflasi berasal dari jasa inti karena pemerintah memberikan diskon tiket transportasi pada kuartal pertama 2026. Inflasi pangan yang fluktuatif sedikit meningkat menjadi +4,24% YoY karena harga daging ayam, beras, dan telur naik akibat permintaan musiman, sebagian diimbangi oleh program bantuan pangan,” papar Hosianna.

Sementara itu, lonjakan harga yang diatur pemerintah mereda menjadi +6,08% YoY karena diskon listrik prabayar tidak dilanjutkan sejak Maret 2025.

BPS secara khusus melaporkan inflasi kelompok transportasi pada momen Lebaran. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, selalu terjadi inflasi di setiap momen Ramadan dan Lebaran, kecuali pada 2025. 

Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok ini adalah bensin dan tarif angkutan antarkota dengan andil inflasi terhadap umum masing-masing 0,04% dan 0,03%. Sementara tarif angkutan udara menjadi peredam inflasi pada kelompok ini dengan andil deflasi terhadap umum sebesar 0,03%. (Ifa/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya