Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
BELUM lama ini, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan adanya pergeseran pelaku sistem pembayaran ritel di Indonesia.
Dari semula didominasi perbankan, kini banyak melalui teknologi keuangan digital (fintech) dengan uang elektronik. Ekonom dari Center of Reform on Economics Piter Abdullah menilai perkembangan digital payment oleh fintech memang jauh lebih cepat.
"Saya kira ini wajar, karena fintech lebih fokus dan lebih leluasa untuk bergerak dengan dukungan dana sendiri. Sementara bank harus lebih berhati-hati, karena menggunakan dana nasabah," ujar Piter saat dihubungi, Selasa (10/11).
Baca juga: Transaksi Digital Lebih dari 5 Menit, Awas Diretas
Mengacu pertimbangan tersebut, tren pemanfaatan fintech dikatakannya terus berlanjut. Namun, Piter berpendapat kondisi itu tidak akan mengganggu bisnis perbankan. Menurutnya, perbankan harus lebih inovatif, agar pasar mereka tidak semakin tergerus.
"Masih banyak bisnis bank yang belum bisa dikuasai fintech. Bank bisa fokus pada bisnis tersebut. Termasuk, tabungan dan kredit. Jadi saya kira bank masih unggul," imbuh Piter.
Sebelumnya, Deputi Gubernur BI Sugeng menyebut bank harus menjadi lembaga utama dalam ekosistem keuangan digital. Hal ini bertujuan pencegahan terjadinya shadow banking.
Baca juga: Pandemi Buat Perbankan Semakin Tergantung pada Teknologi
"Kita belajar dari Tiongkok. Saat itu, mereka mengalami shadow banking yang besar. Peran Bank of China melakukan restrukturisasi dan mencegah shadow bank. Tentunya bank yang menjadi lembaga utama di era digital,” jelas Sugeng.
Dengan interlink, bank dengan fintech bisa lebih agile menjangkau wilayah dan masyarakat lebih luas. Ini mungkin sulit dijangkau perbankan. Sehingga, memberikan layanan yang nyaman dan mondorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut Sugeng, interlink bank dengan fintech sudah berjalan. Namun, langkah itu belum bervariasi, belum berstandar dan fragmented. Ada yang sudah terkoneksi dan ada juga yang belum.(OL-11)
Laporan Kaspersky mengungkap lonjakan tajam serangan Trojan perbankan Android sebesar 56% pada 2025. Simak tren ancaman dan cara melindungi data keuangan Anda.
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved