Selasa 27 Oktober 2020, 21:05 WIB

Mentan Memastikan Optimalisasi MT-II dan Overstock Beras 2020

mediaindonesia.com | Ekonomi
Mentan Memastikan Optimalisasi MT-II dan Overstock Beras 2020

DOK KEMENTAN
Mentan SYL (tengah).

 

Usai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke proyek prioritas food estate di Kabupaten Humbang Hasundutan, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo langsung bertolak ke Sumatera Barat. Di Sumbar, Mentan SYL akan memantau jalannya panen raya padi di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Dalam kunjungan ini, Mentan ingin memastikan bahwa kebutuhan logistik beras nasional dalam kondisi aman dan terkendali. Selain itu, Kabupaten Padang Pariaman sebagai wilayah strategis pertanian nasional diharapkan mampu mengoptimalkan overstock beras tahun 2020.

"Saya berharap semua daerah mulai menyiapkan lumbung pangannya masing-masing. Saya ingin para kepala daerah mampu menyangga kebutuhan rakyat yang ada. Terlebih jumlah stok beras di akhir Desember tahun ini mencapai 5,9 juta ton. Apabila produksi beras kita 31,63 juta ton dan kebutuhan konsumsi sebesar 30 juta ton, maka stok beras kita hingga akhir tahun sebanyak 7 juta ton. Kondisi ini harus kita optimalkan dengan baik," kata Mentan, Selasa, 27 Oktober 2020.

Baca Juga: Panen Raya Padi Berlangsung, Pemerintah Jaga Stabilisasi Harga

Meski demikian, Mentan mengapresiasi kerja keras jajaran pemerintah daerah dalam mengamankan produktivitas cadangan beras 2020. Kata Mentan, peranan daerah sangat menentukan kecukupan kebutuhan pangan nasional.

"Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Bapak Bupati Padang Pariaman, beserta jajaran atas kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan panen beras ini," ujar Mentan, Selasa (27/10).

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras tahun 2020 mencapai 31,63 juta ton. Angka produksi tersebut diperoleh dari luas panen padi 2020 mencapai 10,79 juta hektare dan produksi padi diperkirakan sebesar 55,16 juta ton GKG.

Mentan berharap, peranan Provinsi dan Kabupaten mampu melakukan gerakan akselerasi dengan memanfaatkan Kostratani yang ada di tiap Kecamatan. Kata Mentan, Kostratani adalah perangkat ujung tombak dalam peningkatan produksi pertanian. Apalagi, tahun ini sudah memasuki MT-I bulan Oktober-Maret 2020/2021.

Baca Juga: Kostraling Bisa Jadi Solusi Petani Hadapi Panen Raya

"Tentunya ada target produksi yang harus bisa kita capai. Dengan penetapan target tanam padi seluas 8,2 juta hektar dan jagung seluas 3,3 juta hektar yang akan dibagi ke semua wilayah, maka kita perlu melakukan langkah operasional yang lebih konkret," katanya.

Oleh karena itu, Mentan berjanji akan terus memberikan bantuan sarana produksi, alat pra panen dan pasca panen, serta mendorong para petani menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis korporasi klaster.

"Kita akan terus dorong untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri supaya dapat mengurangi impor dan meningkatkan volume ekspor," katanya.

Sebagai informasi, Kementeri Pertanian (Kementan) memberikan bantuan senilai Rp. 39,4 miliar untuk pertanian di Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari Ditjen Tanaman Pangan sebesar Rp 18,2 miliar, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Rp 12,8 miliar, Ditjen Perkebunan Rp 4,3 miliar, serta Ditjen Hortikultura Rp 3,9 miliar. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara

Kolaborasi UMKM dan Digital Sukses Jual Kearifan Lokal

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:24 WIB
SEJUMLAH pelaku UMKM tetap adaptif dan inovatif dengan menjalin kolaborasi dan mengandalkan teknologi digital untuk memasarkan...
AFP

Bangkrut, Debenhams Tutup Toko Secara Permanen

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:04 WIB
DEBENHAMS perusahaan ritel raksasa di Inggris, secara permanen menutup...
AFP

Pemerintah Fokus Benahi Pemulian Ekonomi di Bali

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:10 WIB
Bali salah satu wilayah yang ekonominya terdampak cukup parah adalah Bali. Secara year on year (yoy), perekonomian di Bali kontraksi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya