Selasa 27 Oktober 2020, 13:57 WIB

Penumpang Membludak, 1.900 Orang Rapid Test di Stasiun

Putri Anisa Yuliani | Ekonomi
Penumpang Membludak, 1.900 Orang Rapid Test di Stasiun

Antara
Antrean tes rapid

 

BERTAMBAHNYA penumpang KA jelang libur panjang turut berdampak pada padatnya antrean tes rapid di stasiun. Tercatat pada Senin, 26 Oktober 2012 layanan rapid di Stasiun Pasar Senen dan Gambir melayani hingga 1.900 calon penumpang yang melakukan tes rapid.

"Untuk menghindari keterlambatan atau tertinggal KA, Penumpang dihimbau agar melakukan rapid tes H-1 sebelum jadwal keberangkatan bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan layanan rapid tes di stasiun," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunnisa, Selasa (27/10).

Calon penumpang diharapkan dapat mengatur waktu keberangkatannya dan menyiapkan rentang waktu yang cukup jika tetap akan melakukan rapid tes pada hari yang sama dengan hari keberangkatan.

"Tidak disarankan datang 3 jam sebelum keberangkatan untuk menghindari resiko tertinggal KA mengingat antrean Rapid Tes di Stasiun cukup padat," ungkapnya.

Rapid tes bagi calon penumpang KA tidak harus dilakukan di stasiun namun dapat juga dilakukan di klinik-klinik terdekat yang menyediakan fasilitas rapid tes.

Baca juga : Menaker : Cuti Bersama Swasta Tergantung Perusahaan

Di area Daop 1 Jakarta layanan rapid tes bagi calon penumpang dilayani di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen dengan jam operasional pukul 07.00 WIB-19.00 WIB serta biaya sebesar Rp85.000. Calon penumpang KA yang ingin melakukan rapid tes di stasiun harus memiliki kode booking tiket KAJJ yang telah terbayar lunas.

Bagi calon penumpang yang kedapatan reaktif saat rapid tes tidak diperkenankan melakukan perjalanan KA dan tiket akan dilakukan pengembalian bea 100% di luar bea pesan serta disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

Peningkatan volume pengguna jasa KA juga diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Stasiun dan di atas KA. Penumpang yang akan berangkat diwajibkan melampirkan hasil tes rapid atau pcr serta pengukuran suhu tubuh, jika terdapat calon penumpang dengan suhu tubuh diatas 37,3 derajat maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan dikembalikan sepenuhnya.

PT KAI juga memberikan faceshield yang wajib digunakan pengguna jasa sepanjang perjalanan KA sampai dengan Stasiun tujuan. Sepanjang perjalanan, petugas juga akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala. PT KAI juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang untuk penerapan protokol kesehatan seperti penambanan perangkat cuci tangan dan sanitizer serta pemasangan tanda batas jarak fisik baik di Stasiun dan Kereta.(OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Kornelis Kaha

Truk ODOL Tambah Beban Biaya Pemeliharaan Jalan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:01 WIB
Keberadaan truk over dimension over load (ODOL) juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pemerintah pun menargetkan Indonesia zero...
ANTARA/Puspa Perwitasari

Penanganan Pandemi & Pemulihan Ekonomi Mulai Menunjukkan Hasil

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 03 Desember 2020, 14:00 WIB
Sinyal positif sudah kita lihat. Laporan per hari ini, kasus aktif covid-19 di Indonesia lebih rendah dari rata-rata...
MI/Susanto

BI: Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 03 Desember 2020, 13:46 WIB
Tekanan nilai tukar rupiah dari dolar AS juga menurun dengan proyeksi indeks dolar AS menjadi 89,4 di 2021 dari sebelumnya 92,4 per...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya