Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Mentan Sebut Keterlibatan Swasta Penting dalam Urban Farming

Insi Nantika Jelita
19/10/2020 11:35
Mentan Sebut Keterlibatan Swasta Penting dalam Urban Farming
Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Wanita (KWT) Bina Tani Lestari memanen sayuran di Hibar Eco Village, Jabar.(ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar )

MENTERI Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menuturkan, keterlibatan pihak swasta penting untuk mewujudkan pertanian kota (urban farming). Hal itu disampaikan Syahrul saat berkunjung ke perkebunan hidroponik swasta di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/10).

"Memang tidak mungkin semuanya dilakukan oleh pemerintah. Kemampuan pemerintahan sangat terbatas, makanya swasta harus bisa membuka jalan dengan berbagai kreasi untuk menghadapi tantangan," ujar SYL dalam keterangan resminya.

Baca juga: WFH Buat Warga Jakarta Tertarik Urban Farming

Menurut Mentan, keterlibatan swasta dalam mendukung ketahanan pangan nasional harus didorong menjadi lebih besar. Pertanian kota, kata SYL, sangat dibutuhkan dalam menjaga ketahanan pangan nasional

"Saya kira permintaan sayur kini meningkat dua kali lipat. Artinya permintaan ini harus bisa menjadi bagian-bagian yang bisa didorong pada kota-kota besar, yang tidak memiliki lahan besar. Bayangkan saja hanya dengan 500 meter, mereka bisa menghasilkan 40 juta perbulan," terang SYL.

Presiden PT Asabi Agricon Harlan Bengardi menyampaikan, kunjungan Mentan ke perkebunan miliknya bisa membuat perusahan swasta semakin bersemangat dalam mendorong ketahanan pangan nasional.

"Selama setahun ini memang kami melihat masa depan pertanian urban farming memiliki sirklus yang sangat baik. Pertama cuaca yang sudah tidak menentu dan lahan yang semakin sempit. Ke depan, saya kira hal ini akan menjadi suatu pasar yang luar biasa," ucap Harlan.

Ia berharap, perkebunan Asabi bisa menjadi contoh bagi masyarakat yang ingin memulai bisnis sayur melalui metode hidroponik. Menurut Harlan, kebutuhan sayur di wilayah Jabodetabek semakin meningkat.

"Konsep urban farming itu memang bukan untuk menyediakan lapangan kerja, melainkan untuk memaksimalkan lahan kecil agar bisa menjadi lahan produktif. Ke depan masyarakat bisa mulai bisa menerapkam urban farming," tandas Harlan. (Ins/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya