Selasa 06 Oktober 2020, 05:40 WIB

Ego Sektoral Rugikan Pelaku Industri Mebel

RO/E-2 | Ekonomi
Ego Sektoral Rugikan Pelaku Industri Mebel

MI/Heri Susetyo
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel saat mengunjungi pabrik furniture Integra Group di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (2/10).

 

KALANGAN industri mebel dan kerajinan meminta kementerian terkait menghilang­kan ego sektoral agar tidak menekan kelangsungan hidup sektor industri tersebut.

Kewenangan yang dimiliki tiap kementerian harusnya disinergikan, menjadi kekuat­an untuk meningkatkan nilai tambah industri nasional, bukan menjadi penghambat di tengah kerja keras Presiden Joko Widodo memulihkan ekonomi nasional di era pandemi covid-19.

Demikian harapan yang disampaikan sejumlah pelaku industri mebel dan kerajinan saat berdialog dengan Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel.

“Pemerintah harus me­ninjau kembali regulasi yang menghambat seperti aturan impor bahan baku penolong. Pasalnya, kapasitas dan kemampuan industri bahan baku penolong dalam negeri belum mampu mendukung kebutuhan industri mebel dan kerajinan,” ujar salah satu pelaku industri mebel nasional, Presiden Direktur PT Integra Indo Cabinet Tbk Halim Rusli.

“Dampaknya sangat merugikan. Bukan hanya membuat pelaku industri kelimpungan memenuhi permintaan pasar domestik dan ekspor tepat waktu. Regulasi yang ada juga menimbulkan konsekuensi kenaikan biaya produksi sehingga menggerus daya saing,” tegas Halim.

dalam menanggapi keluhan tersebut, Rachmat Gobel menegaskan pihaknya bersama seluruh anggota DPR di komisi terkait akan melakukan pembahasan serius. Ia melihat, potensi industri berbasis kayu olahan itu sangat besar.

“Insya Allah, Selasa depan saya akan mengajak konsultasi angota DPR bersama tiga kementerian terkait. Kita harus menghilangkan berbagai kendala regulasi, minimal meninjau ulang hal-hal yang menghambat. Apa yang bisa dioptimalkan dari kekuatan industri yang berbasis bahan baku lokal. Jangan sampai  keunggulan kompetitif maupun komparatif itu justru untuk memperkuat produsen negara pesaing,” kata legislator Partai NasDem tersebut. (RO/E-2)

Baca Juga

ANTARA/Fauzan

Menaker Sebut Posko THR DKI Jakarta Paling Banyak Terima Aduan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Kamis 13 Mei 2021, 10:26 WIB
Posko THR 2021 DKI Jakarta sendiri, hingga 12 Mei 2021, telah menerima 111 aduan terkait...
Antara

Melonjaknya CPO Bakal Bikin Harga Cokelat hingga Kosmetik Terkerek

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 21:57 WIB
Harga minyak kelapa sawit dikabarkan telah melonjak lebih dari 120% dalam satu tahun...
DOK MI

Menteri BUMN Bentuk Panitia Holding BUMN Pangan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 12 Mei 2021, 19:09 WIB
MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendatangani pembentukan Panitia AntarKementerian tentang penyusunan rancangan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya