Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TREN berburu kuliner atau makanan memang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini, khususnya mereka yang biasa disebut foodies. Kota Bogor atau dikenal dengan kota Hujan merupakan salah satu kota yang sangat berkembang dengan wisata kulinernya. Berkembangnya wisata kuliner karena pertumbuhan UMKM bidang kuliner di kota ini sangat cepat dan menjadi salah satu tujuan utama warga Ibu Kota untuk menghabiskan libur akhir pekan dengan pilihan destinasi wisata dan spot-spot kuliner.
Sayangnya, pandemi covid-19 yang melanda Tanah Air, turut menggerus pendapatan para pelaku UMKM kuliner. Untuk itu Pemkot Bogor bekerja sama dengan Mayora Group melalui Teh Pucuk Harum akan menghadirkan kawasan kuliner yang layak, bersih, nyaman dan aman di Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kota Bogor.
Baca juga: 90% Omzet UMKM Turun Akibat Pandemi, Ini Strategi Pemerintah
“Mayora Group melalui Teh Pucuk Harum secara konsisten mewujudkan komitmennya untuk memajukan industri UMKM di Indonesia khususnya di daerah, salah satunya dengan merelokasi para pelaku UMKM bidang kuliner ke tempat yang lebih layak dan nyaman,” ujar Brand Manager Teh Pucuk Harum, Yustina Amelia, Jumat (2/10).
GOR Pajajaran Kota Bogor merupakan salah satu tempat multi-fungsi bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya untuk melakukan berbagai aktivitas seperti olahraga maupun bersantai bersama keluarga, kerabat dan teman. Kehadiran tempat kuliner itu diharapkan bisa menghidupkan kembali UMKM kuliner dan membangkitkan perekonomian.
Tidak hanya di GOR Pajajaran Kota Bogor, Teh Pucuk Harum Food Street juga berada di daerah Suryakencana, Sukasari dan Warung Jambu. Selain merenovasi berbagai kawasan kuliner di sejumlah daerah, Teh Pucuk Harum membuktikan komitmennya dalam mendukung perkembangan kuliner di Indonesia dengan menggelar festival kuliner bertajuk Pucuk Coolinary Festival ‘Temukan Rasa Favoritmu’ yang sudah berjalan di Malang dan Bandung pada 2018 dan kota Yogyakarta, Medan, Palembang dan Makassar pada 2019 lalu dengan menggandeng lebih dari 100 tenant kuliner favorit.
“Dengan adanya kawasan kuliner ini, diharapkan dapat meningkatkan sektor UMKM Kota Bogor khususnya pelaku usaha kuliner dalam mengembangkan bisnis mereka. Kami juga berharap ke depan akan ada lebih banyak lagi kawasan kuliner di Kota Bogor yang nyaman lagi sehingga masyarakat bisa memanfaatkan kawasan itu dengan sebaiknya-baiknya dan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar Yustina Amelia. (RO/A-1)
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Perhelatan Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) bukan sekadar ajang pameran kriya tahunan.
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Event ke-14 secara nasional ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk, tetapi juga ruang penguatan spiritual dan silaturahmi umat.
Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena menyoroti belum optimalnya penyerapan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved