Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 akan lebih baik jika dibandingkan dengan kuartal II-2020, meski dibayangi resesi atau pertumbuhan negatif selama dua kuartal berturut-turut.
"Kuartal III, dari data yang kami kumpulkan, sudah pasti lebih baik daripada kuartal II," kata Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Raden Pardede dalam diskusi daring, kemarin.
Selasa (22/9), Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2020 menjadi -1,7% hingga -0,6%. Perkiraan itu lebih dalam daripada taksiran pertumbuhan sebelumnya di kisaran -1,1% hingga 0,2%.
Koreksi proyeksi pertumbuhan itu berangkat dari perkiraan kondisi perekonomian nasional di kuartal III-2020 yang masih di zona negatif. Perbaikan diperkirakan baru akan terjadi hingga mendekati 0% di kuartal IV-2020.
Raden optimistis pertumbuhan negatif pada kuartal kedua itu merupakan yang terdalam dan akan membaik pada kuartal III-2020.
"Itu adalah satu catatan penting, kuartal kedua hit the bottom (terdalam), tinggal sekarang tugas kita bagaimana mempercepat pemulihan ini," kata Raden.
Pemerintah telah menggelontorkan stimulus penanganan covid-19 dan PEN (PC-PEN) sebesar Rp695,2 triliun yang diharapkan mendorong perekonomian. Dari total pagu anggaran PC-PEN itu, hingga 16 September 2020, total realisasinya mencapai 36,6% atau Rp254,4 triliun.
Ia memerinci alokasi untuk perlindungan sosial mencapai Rp134,45 triliun atau 60,6% dari pagu yang mencapai Rp203,9 triliun.
Sementara itu, realisasi yang masih berada di bawah 50%, per 16 September 2020, di antaranya insentif usaha yang baru terealisasi Rp22,23 triliun atau 18,43% dari pagu Rp120,61 triliun. Begitu juga dengan pembiayaan korporasi yang masih 0% dari pagu Rp53,6 triliun.
"Tanpa intervensi pemerintah, akan terjadi resesi luar biasa," imbuh Raden yang juga Tim Asistensi Menko Perekonomian itu.
Pasar keuangan
Di kesempatan berbeda, ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menyatakan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 yang dilakukan pemerintah merupakan sebuah langkah agar masyarakat dan dunia usaha bersiap diri dalam menghadapi situasi terburuk.
Tak hanya itu, revisi dilakukan pasar keuangan tak syok terhadap pengumuman resmi mengenai pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020.
"Jadi pasar harapannya sudah price in," ujarnya, kemarin.
Dari Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin sore ditutup di zona merah lantaran aksi ambil untung para investor.
IHSG ditutup melemah 16,14 poin atau 0,33% ke posisi 4.917,96. Adapun kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,2 poin atau 0,29% menjadi 754,18.
Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup melemah 30 poin atau 0,2% menjadi 14.815 per dolar AS dari sebelumnya 14.785 per dolar AS. Hal itu dipicu komentar Presiden The Fed Chicago yang menyatakan suku bunga acuan bank sentral berpeluang naik. (Ant/E-2)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
CHIEF Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menilai risiko Indonesia mengalami resesi dalam waktu dekat amat kecil karena ditopang oleh kekuatan domestik.
KEPALA Pusat Makroekonomi dan Keuangan Indef M. Rizal Taufiqurrahman menilai pemerintah gagal mengoptimalkan ruang fiskal di tengah perlambatan ekonomi dan meningkatkan risiko resesi.
Indonesia dihantui resesi karena pertumbuhan ekonomi yang mengkhawatirkan. Pada triwulan pertama 2025, pertumbuhan ekonomi nasional hanya 4,87%, terendah sejak triwulan ketiga 2021.
Pengamat meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah antisipatif untuk mencegah resesi, mengingat perkembangan secara triwulanan (q to q) juga tercatat minus 0,98%.
Resesi, Resesi ekonomi: Pelajari penyebab, dampak, dan cara menghadapinya. Panduan lengkap untuk memahami dinamika ekonomi yang penting.
KEBIJAKAN tarif resiprokal yang dikeluarkan Amerika Serikat untuk sejumlah negara, termasuk Indonesia, mendorong gejolak perekonomian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved