Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Eksekutif I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede menegaskan pemerintah belum pernah dan tidak berniat untuk membentuk Dewan Moneter dalam rangka mereformasi sistem keuangan nasional.
“Dewan Moneter itu adalah inisiatif dari DPR dan itu diperbolehkan untuk DPR melakukan inisiatif. Pemerintah tidak ada rencana membuat Dewan Moneter dan kami ingin mempertahankan independensi (bank sentral),” ujar Raden dalam diskusi publik secara virtual bertajuk Arah Kebijakan Pemerintah: Keseimbangan Antara Kesehatan dan Ekonomi, di Jakarta, Rabu (23/9).
Kendati demikian, pemerintah memang sedang merencanakan untuk mereformasi sistem keuangan nasional. Tujuannya ialah sebagai langkah antisipasi gejolak atau bahkan krisis keuangan bila pascapandemi berakhir.
Sebab, kata Raden, saat ini pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menelurkan kebijakan agar para debitur merestrukturisasi kreditnya di perbankan.
Restrukturisasi berpotensi menimbulkan peningkatan Non-Performing Loan (NPL/kredit bermasalah) di tahun-tahun mendatang setelah program itu berakhir. Dampak mengular dari meningkatnya NPL akan berpengaruh pada kondisi likuiditas dan permodalan perbankan. Bila itu terjadi, krisis keuangan menjadi buah pahit yang dipetik Indonesia.
“Oleh karena itu kita persiapkan sekarang, jangan sampai baru diperkuat saat kita sudah terjebak. Itu akan membuat kita tertinggal, oleh karenanya pemerintah menggagas penguatan di sektor keuangan. Penguatan in supaya seluruh jaring di sektor keuangan bisa dijahit dan tidak ada yang bocor, jadi kalau nanti ada kesulitan likuiditas dan permodalan, jaring pengaman itu bisa berjalan,” imbuh Raden. (E-3)
OJK mencatat ketahanan permodalan berada pada level yang sangat kuat, memberikan ruang ekspansi sekaligus bantalan risiko yang memadai
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved