Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah meninjau gudang pupuk Petrokimia di Malang dan Indramayu serta gudang pupuk PT Kujang di Indramayu untuk memastikan ketersediaan pupuk sekaligus untuk mengatasi keluhan petani terhadap kelangkaan pupuk.
"Kita bisa pastikan stok pupuk yang ada di gudang pabrik pupuk aman, artinya mencukupi," kata Syahrul dalam keterangan, Kamis (10/9/2020).
Baca juga: Stok Pupuk Subsidi di Jabar, Banten dan sebagian Jateng Aman
Ia menambahkan, Kementerian Pertanian juga akan melakukan realokasi pupuk subsidi agar kebutuhan pertanian terpenuhi. Dikuranginya alokasi pupuk subsidi di tahun ini memang membuat Kementerian Pertanian menjadi lebih selektif dalam pendistribusian pupuk subsidi.
"Kita juga berusaha agar aloksi pupuk subsidi bisa ditambah agar pertanian maksimal,” imbuhnya.
Kementerian Pertanian juga terus mengupayakan agar anggaran untuk alokasi pupuk subsidi bisa ditambah. Usulan Kementan ini telah disetujui Kementerian Keuangan yang akan menambah kekurangan alokasi pupuk subsidi sekitar 1 juta ton atau senilai Rp3,14 triliun.
Di sisi lain, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian menyiapkan sebuah strategi untuk mengatasi keluhan petani terhadap pupuk seperti keluhan petani di Karawang, Cirebon, Bantul, Subang, dan lainnya sebagainya.
“Kita sudah menyiapkan berbagai langkah dan strategi untuk mengamankan kebutuhan pupuk para petani. Salah satu upaya yang kita tempuh adalah melakukan realokasi pupuk subsidi tersebut,” terang Dirjen PSP Sarwo Edhy.
Sarwo Edhy menjelaskan, salah satu langkah yang akan diambil adalah akan menarik alokasi pupuk di Desember ke bulan Agustus dan September.
“Kita juga akan melakukan realokasi untuk daerah kebutuhannya telah tercukupi dan memiliki stok lebih, kita akan tarik ke daerah yang masih kurang pupuknya. Langkah ini bisa lebih efektif dalam menghadapi permasalahan,” tuturnya. (RO/A-3)
HARAPAN petani di Provinsi Aceh untuk meraup untung besar pada musim panen rendengan (panen utama) tahun 2026 harus terkubur dalam.
Pupuk Indonesia menyambut Perpres 113/2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi yang dinilai mendorong efisiensi industri.
Petani di berbagai wilayah Provinsi Aceh tengah dilanda keresahan besar pada musim tanam padi rendengan, musim tanam utama yang sangat menentukan produksi pangan tahunan
Penyelewengan pupuk bersubsidi sebanyak 665 ton sudah beroperasi sejak tahun 2020 hingga merugikan keuangan negara hingga Rp4,5 miliar.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved