Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKTOR perikanan tetap bergeliat disaat yang lainnya tiarap diterpa pandemi Covid-19. Untuk itu pemerintah akan terus mendorong sektor perikanan. Salah satu yang dilakukan adalah membantu bibit kepada masyarakat. Di Banyumas, Jawa Tengah, misalnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan bantuan 450 ribu benih ikan berbagai jenis di antaranya adalah nilem dan nila.
Direktur Perbenihan Ditjen Perikanan Budidaya KKP Coco Kokarkin Soetrisno mengatakan, sektor perikanan masih tumbuh positif pada saat pandemi. Sektor ini masih mampu mengekspor ikan ke negara lain.
"Ketika sekor lain masih impor dan tidak dapat mengekspor, namun sektor perikanan masih positif dan dapat melakukan ekspor," kata Coco usai pelepasan benih ikan sebanyak 50 ribu di Embung Rawa Bener, Desa Piasa Kulon, Kecamatan Somagede, Banyumas pada Sabtu (29/8). Dalam kesempatan itu, hadir juga anggota DPR Komisi IV Sunarna dan Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono.
Menurut Coco, saat sekarang harga ikan malah mengalami kenaikan dengan permintaan juga meningkat. Dalam proses pembangunan sektor perikanan, maka yang diperlukan adalah membangun dari hilir, bukan hulu.
Baca Juga: Digitalisasi Jadi Solusi Bisnis Bertahan di Tengah Pandemi
"Pasar harus dilihat dulu, sebelum membudidayakan. Misalnya, saat sekarang pasar sidat terbuka. Selain pasar Jepang, China dan Korea, kini ada lagi pasar Eropa yakni Jerman dan Belanda. Bisa saja, para pengusaha khususnya dari Eropa diajak kerja sama untuk memasarkan ikan sidat dari Banyumas," ujarnya.
Anggota DPR Komisi IV Sunarna mengatakan bahwa ikan yang ditabur di Embung Rawa Bener diharapkan akan berdampak bagi masyarakat."Secara keseluruhan, bantuan benih dari KKP untuk Banyumas mencapai 450 ribu bibit. Sampai sekarang, pasar masih sangat terbuka. Tidak hanya ekspor, pasar lokal saja besar," katanya.
Sementara, Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan pasar memang harus dilihat dahulu, sehingga akan jelas langkah budidayanya. "Jadi pasar memang harus jelas terlebih dahulu, baru nanti jenis ikan yang dibudidayakan mengikuti permintaan pasar. Percuma kalau sudah budidaya tetapi pasarnya tidak ada," jelasnya. (OL-13)
Baca Juga: KostraTani Disambut Optimisme Penyuluh Purwakarta
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan pendampingan pada keluarga tiga korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang disewa KKP.
TIM SAR gabungan berhasil menemukan korban kedua berjenis kelamin perempuan, dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di lereng Gunung Bulusaraung namun belum dievakuasi
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Seekor buaya berukuran besar menggegerkan warga setelah ditemukan berada di area persawahan di Kampung Cikiwul, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi.
PRAKTIK penempatan pensiunan aparat kepolisian ke dalam jabatan strategis di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menuai kritik.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap satu kapal perikanan asing berbendera Vietnam.
Pemkab Samosir bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Utara (Provsu) menabur 162 ribu benih ikan mas dan 54.000 ikan jurung-jurung di perairan Danau Toba.
Langkah baru pemerintah untuk mengatur pengelolaan BBL dengan menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 7/2024 dianggap sebagai langkah tepat
ACARA pelatihan budidaya ikan air tawar dan pembagian benih ikan gurame dan nila yang diadakan oleh Sahabat Sandiaga menuju "Indonesia Hijau."
Program ini sebagai salah satu upaya mencegah kepunahan ikan-ikan asli sungai Serayu yang membutuhkan peran masyarakat sekitar.
Koperasi Kota Galuh Mandiri sendiri adalah peternakan budi daya ikan gabus binaan industri farmasi yang memproduksi obat dari bahan ikan gabus.
Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Sumsel, Heldi Bagja mengatakan bantuan tersebut ditunjukkan untuk mendukung aktivitas sekaligus meningkatkan produksi para nelayan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved