Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Tren Bersepeda Bisa Jadi Peluang bagi Pelaku UKM

Mediaindonesia.com
24/8/2020 09:15
Tren Bersepeda Bisa Jadi Peluang bagi Pelaku UKM
Seorang pedagang tengah menjajakan aksesoris dan spare part sepeda.(Dok.Ist)

PANDEMI covid-19 di Indonesia menjadi pukulan berat bagi sebagian industri manufaktur. Skala prioritas yang bergeser dalam pengeluaran konsumen di tengah kondisi yang serba sulit menjadi penyebab melemahnya permintaan sejumlah barang pabrikan.

Namun siapa sangka, fenomena itu ternyata justru berdampak sebaliknya pada industri sepeda di dalam negeri. Permintaan sepeda melonjak ketika pandemi masih merebak.
 
"Olahraga sepeda kembali menjadi tren selama masa pandemi ini. Apalagi dengan viralnya kasus sepeda Brompton beberapa waktu lalu. Nah, kami ingin memanfaatkan momentum itu dengan menggelar ajang menarik seperti Bazaar Sepeda, Temu Sapa Komunitas Sepeda, hingga Perawatan Sepeda Gratis," kata staf bagian Promosi Mangga 2 Square, Dody  di Jakarta (24/8).

Baca juga: UMKM Dapat Bantuan Subsidi Bunga 6%

Menurut Dody ada 42 pelapak yang mengikuti bazaar yang terdiri dari pedagang di Mangga 2 Square dan pedagang online serta aksesorisnya. Ada juga pedagang kuliner yang menawarkan berbagai macam makanan untuk pengunjung yang datang.
 
"Kami menghadirkan berbagai perlengkapan sepeda dalam acara ini. Ada sepeda baru, sepeda bekas, sparepart hingga aksesoris sepeda. Sepeda yang dijual di bazaar ini terdiri dari berbagai macam merek. Tetapi sebagian besar sepeda  loka, karena kami ingin juga membantu para pelaku UKM," terang Dody.

Harga sepeda juga bervariasi, dari sepeda rakyat yang dijual mulai Rp2 jutaan hingga sepeda sultan yang dibaderol puluhan juta rupiah. “Selain pembungkus sepeda (folding bike box), aksesoris lain dijual di bazaar ini cukup beragam mulai dari kostum bersepeda, helm, lampu, hingga sarung tangan. Namun kita tidak menampilkan Brompton karena belum memiliki SNI (Standar Nasional Indonesia). Tetapi untuk aksesorisnya ada yaitu bikebox Brompton yang dibuat pelaku UKM," jelasnya.

Meski acara yang di gelar di lokasi semi outdoor, panitia tetap melaksanakan protokol kesehatan.  "Semua pengunjung harus melewati pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun dan wajib mengenakan masker," kata Dody.

Selain sepeda Sultan, bazaar sepeda di Mangga 2 Square juga menghadirkan pedagang sepeda elektrik. Ada beberapa brand sepeda listrik yang ditawarkan di ajang itu, salah satunya Jarvis E-Bike.  Jarvis merupakan brand sepeda listrik lokal. Meskipun demikian, komponennya masih didatangkan dari Tiongkok.

"Kita baru berdiri sejak Agustus 2019. Hingga kini sudah ada 22 main dealer di Indonesia dengan tempat penjualan tersebar di 109 outlet. Sebagai pendatang baru di Indonesia. Kita ingin dikenal semua kalangan," papar CEO Jarvis E-Bike Martin Sentosa. (Ant/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya