Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Negara Indonesia terus membangun ekosistem digital bagi nelayan guna membantu pemulihan ekonomi nasional serta menggiatkan usaha mikro, kecil, dan menengah di bidang perikanan untuk bangkit.
Dalam kaitan itu, BNI menggandeng mitra startup yang bergerak di bidang perikanan.
Ekosistem yang terbentuk diharapkan dapat melayani seluruh kebutuhan nelayan atau petambak mulai kebutuhan melaut, menjamin penyerapan hasil tangkapan nelayan, hingga menghubungkan produk-produk hasil laut ke pasar ekspor.
Dengan sinergi itu, semangat memajukan UMKM di sektor kelautan dan perikanan dilakukan tidak hanya terbatas pada akses modal melalui pinjaman kredit usaha rakyat (KUR), tetapi juga dengan memberikan akses layanan perbankan lain dan juga pendampingan melalui program kemitraan.
Salah satu ekosistem digital yang sedang dikembangkan diperuntukkan nelayan tangkap di Kotabaru, Pulau Laut, Kalimantan Selatan.
“Kerja sama dengan mitra startup di Pulau laut tersebut merupakan perluasan atas pembangunan ekosistem nelayan kerja sama dengan mitra-mitra startup di bidang perikanan,” ujar pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo dalam keterangan tertulisnya.
BNI dan startup berkomitmen untuk membantu nelayan meningkatkan produktivitas tangkapan ikan, juga mendorong penyediaan mini processing unit dan marketplace penjualan hasil dan kebutuhan melaut, serta memberikan pendampingan pada nelayan.
“Untuk menjawab kebutuhan dan permintaan pasar UMKM (nelayan) yang selaras dengan program Digiku dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang digaungkan pemerintah, implementasi pengembangan ekosistem digital ini juga didukung dengan penggunaan teknologi digital berbasis aplikasi dan database yakni berupa BNI Move,” tandasnya.
Untung Rahmat Basuki selaku Pgs Head of Region BNI Wilayah Banjarmasin menyampaikan peran BNI pada gerakan itu dimaksudkan untuk memastikan para nelayan mendapatkan akses pembiayaan yang murah dan mudah, juga untuk menghadirkan pembinaan.
Direktur Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) BNI Tambok P Setyawati menambahkan,BNI akan terus menyalurkan pembiayaan bagi nelayan.
“Hal itu sejalan dengan program pemerintah di bidang perikanan, khususnya baik dalam hal perluasan pasar laut Indonesia maupun leveling produk-produk UMKM sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya. (RO/E-1)
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian menurut peneliti BRIN
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan pelaku industri dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Wamen UMKM Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan agar UMKM
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
kemandirian daerah dapat dicapai melalui penguatan regulasi inovasi dan perluasan replikasi praktik-praktik yang terbukti efektif.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved