Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah merevisi ke bawah Rencana Bisnis Bank (RBB) miliknya mengenai target pertumbuhan kredit. Meski begitu BCA optimistis masih dapat memacu pertumbuhan bisnis kreditnya di tengah tantangan pandemi covid-19.
Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, mengaku tidak mematok pertumbuhan kredit yang tinggi namun mampu tumbuh positif 2% di tengah pandemi merupakan sebuah pencapaian yang bagus.
"Saya ingat pas pertemuan kuartal sebelumnya, estimasi kredit hanya turun 1-2%. Nah, saat ini setelah lihat lagi dan review kita estimasi kredit tumbuh sedikit tahun ini. Lebih kurang 1-2%," ungkapnya dalam video conference, Senin (27/7).
Vera pun tak memungkiri jika pandemi telah membuat permintaan kredit melemah. Hal tersebut tecermin dari pertumbuhan kredit BCA yang melambat dibandingkan tahun lalu.
Tercatat hingga Semester I-2020 kredit BCA hanya tumbuh sebesar 5,3% secara tahunan (yoy) dengan nilai Rp595,1 triliun. Angka pertumbuhan tersebut lebih rendah dari tahun 2019 yang mampu meyentuh angka pertumbuhan 11,5% yoy dengan nilai kredit Rp565,2 triliun.
Sedangkan untuk rasio kredit bermasalah atau NPL BCA juga tercatat sedikit naik menjadi sebesar 2,1% bila dibandingkan 1,4% pada Juni 2019. Menurutnya, kebijakan restrukturisasi kredit masih diperlukan untuk menahan naiknya NPL perbankan.
"Kita terimakasih dengan POJK11 ini membantu dengan kredit yang bisa klasifikasi lancar, sehingga kredit ini di-down grade. Itu lah manfaat relaksasi kredit," pungkas Vera. (E-3)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved