Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKIPUN pertanian Indonesia saat ini sedang mengalami kesulitan pasar karena Covid-19, ternyata petani dan eksportir masih bergairah untuk ekspor bawang merah ke Thailand.
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya kembali memfasilitasi ekspor produk bawang merah asal Probolinggo, Jawa Timur. Totalnya, 52,4 ton bawang merah yang diekspor ke Thailand oleh PT Cipta Makmur Sentausa (CMS). Ini merupakan ekspor perdana bawang merah Probolinggo tahun ini.
"Kali ini kami kirimkan dua kontainer dulu ke Thailand. Totalnya 52,4 ton. Ini perdana di tahun ini karena kan di Probolinggo belum panen raya. Kami pun masih menunggu untuk panen raya," kata Direktur PT Cipta Makmur Sentausa Wantik di Surabaya, Selasa (21/7).
Wantik mengatakan, meskipun harga bawang merah masih tetap tinggi karena di Probolinggo masih belum panen raya namun karena adanya permintaan dari negara tujuan, Thailand, maka ekspor tetap dilaksanakan, yang penting masih ada untung meskipun tidak besar.
Kami menargetkan ekspor bawang merah tidak menurun meski sempat terhambat pandemi Covid-19. "Tahun lalu kurang lebih kami mengekspor 15 sampai 20 kontainer. Per kontainernya 28 ton. Biasanya mulai Juli itu stok melimpah, karena panen raya biasanya Juli," kata Wantik.
Negara-negara seperti Thailand diakuinya sangat berminat terhadap bawang merah Probolinggo, karena beberapa keunggulannya.
Di luar Thailand, sebenarnya Vietnam berminat juga dengan bawang merah kita. Untuk Vietnam kita saat ini sudah tidak bisa masuk ke sana lagi. Makanya kami mohon bantuan pemerintah agar bawang merah kita bisa masuk pasar ekspor Vietnam lagi," ujar Wantik.
Sementara itu, Salim salah satu pelaku usaha bawang merah asal Probolinggo mengatakan sepengetahuannya
pemerintah belum memberikan bantuan kepada petani bawang merah di Probolinggo baik itu berupa pupuk maupun bibit.
Padahal kalau ada bantuan pemerintah biaya produksi petani bisa lebih murah dan tentunya bisa bersaing di pasar ekspor. (RO/OL-09)
Petani memanen bawang merah saat panen raya akhir tahun di Gondang, Nganjuk, Jawa Timur.
Petani memeriksa instalasi lampu perangkap hama di Rejoso, Nganjuk, Jawa Timur.
Selain beras dan minyak, bawang merah juga masuk kategori tiga besar bahan pokok yang sering mengalami inflasi.
Bawang merah juga mengalami penurunan Rp3.833 dari Rp47.667 menjadi Rp43.834/kg. Sementara bawang putih turun Rp1.000 dari Rp34.317 menjadi Rp33.317/kg.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Harga bawang merah turun dari sebelumnya Rp56.667 per kilogram, turun sebesar Rp12.500 menjadi Rp44.167/kg.
Dengan kehadiran Job Fair & Internship Expo, sama-sama memberi benefit untuk kampus dan industri.
Selain itu, terdiri atas 3 titik parkir, Privilege Parking Spot merupakan area parkir dedicated yang disediakan khusus untuk semua jenis kendaraan elektrifikasi Toyota dan Lexus.
Menaker Ida menegaskan bahwa gedung WDC sebagai bentuk jawaban Pemerintah (BBPVP Bandung) terhadap kebutuhan anak-anak muda di Bandung dan sekitarnya.
Masakan yang dikurasi secara ahli oleh Chef Daniel Chaney, menjanjikan simfoni rasa yang akan membuat lidah Anda terpuaskan.
Bali Safari & Marine Park, salah satu taman safari terbesar di Indonesia, secara rutin mengadakan acara yang dikenal sebagai ‘Hari Harimau’ untuk menghormati dan menyelamatkan harimau.
Program Beasiswa The Future Leader (TFL) menawarkan beasiswa penuh untuk Magister Manajemen di PPM School of Management, yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu manajemen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved