Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pangsa pasar bank asing di Indonesia masih sangat kecil jika dibandingkan dengan bank domestik.
"Dalam lima tahun terakhir, bank asing pangsa pasarnya hanya 27%, enggak beranjak dalam 3-4 tahun terakhir, malah turun dulu sempat 32%, jadi justru bank domestik lebih menguasai (73%). Jadi enggak perlu khawatir," kata Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan OJK, Anung Herlianto, dalam diskusi virtual, Kamis (9/7).
Baca juga: Wah, Erick Thohir Perkirakan Ekonomi Pulih 100% Dua Tahun Lagi
Bertajuk “Peran Pemilik Dalam Mendukung Kinerja Bank: Potret Modal dan Likuiditas di Era New Normal”, dalam diskusinya ia pun menyebutkan total bank domestik berdasarkan kepemilikan dibagi atas 3 unsur, yakni 4 Bank Pemerintah, 27 Bank Pembangunan Daerah, serta 39 bank swasta nasional.
Sedangkan bank dengan kepemilikan asing jumlahnya lebih kecil yakni hanya 40 bank yang terdiri dari 8 kantor cabang bank asing dan sisanya bank dengan mayoritas kepemilikan asing.
Tak hanya itu, bank dengan kepemilikan domestik juga masih menguasai sebagian besar porsi kredit nasional serta porsi Dana Pihak Ketiga (DPK) secara nasional.
Fakta ini, menurut Anung, mematahkan isu miring grup keuangan asal Korea Selatan, Kookmin Bank akan menginjeksi modal Bank Bukopin.
Sebelumnya, Kookmin Bank telah menempatkan dana US$200 juta atau setara Rp2,74 triliun di rekening penampung. Dana tersebut disinyalir disiapkan Kookimn dalam rangka menjadi pengendali Bank Bukopin dengan kepemilikan saham maksimum 67%. (OL-6)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved