Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
EKONOM Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memprediksi rupiah akan mengalami tren pelemahan kembali seiring berlanjutnya pembagian dividen dari emiten. Kondisi ini merupakan situasi musiman di kuartal II dan III di mana setelah emiten membagikan dividen ada transfer uang milik investor ke negara asalnya.
Selain itu, sentimen negatif yang masih konsisten menghantui rupiah hingga kini adalah adanya gelombang kedua covid-19. Menurutnya, rupiah di pekan depan akan berada di kisaran Rp14.570-Rp14.640 per dollar AS.
"Perkiraan rupiah akan melanjutkan pelemahan pada sesi perdagangan pekan depan. Perkiraan rupiah dikisaran Rp14.570-Rp14.640," prediksinya kepada Media Indonesia, Minggu (5/7).
Lebih rinci Bhima menjelaskan, kekhawatiran gelombang kedua pandemi covid-19 dan ditutupnya kembali beberapa kota di Eropa dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa prospek pemulihan global masih lambat. Sehingga secara global masih diliputi sentimen negatif.
Baca juga : Pelonggaran PSBB, Stimulus Himbara Bantu Bisnis Pulih Kembali
"Ini berimbas pada apetite investor masuk ke emerging market. Proyeksi ekonomi Argentina yang minus 12% di 2020 menambah kekhawatiran terkait krisis pandemi berujung krisis utang negara berkembang," ungkapnya.
Selain itu, pasar masih mengamati isu reshuffle kabinet yang terus menjadi bola liar yang ditunggu oleh para pelaku pasar. Menurutnya, jika terjadi keputusan pergantian menteri di tim ekonomi akan menjadi sentimen yang positif. Sebaliknya jika isu reshuffle tidak segera di eksekusi akan banyak yang cenderung wait and see.
Ia melihat pasar kecewa dengan stimulus ekonomi yang realisasinya hingga kini masih sangat rendah. Padahal secara nominal jumlah stimulus justru terus naik hingga di atas Rp690 triliun.
"Jadi karena kekecewaan realisasi stimulus ini. Pasar masih wait and see keputusan reshuffle pemerintah yang akan menjadi sentimen positif," pungkasnya. (OL-7)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved