Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VII DPR, Alex Noerdin, mengaku heran dengan pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah pada Kementerian Riset/BRIN (Kemenristek/BRIN). Ia mengatakan di tengah pandemi saat ini seharusnya anggaran untuk riset ditingkatkan bukan dikurangi.
"Saya melihat profil anggarannya jadi miris, tega-teganya dipotong, sudah kecil lalu dipotong lagi. Padahal riset sangat penting," ujar Alex, dalam rapat dengar pendapat Komisi VII dengan Kemenristek/BRIN, di gedung DPR, Jakarta, Jumat (26/6).
Baca juga: BI Perpanjang Penyesuaian Operasional dan Layanan Publik
Ia berpendapat seharusnya anggaran riset justru ditingkatkan. Dengan begitu lembaga-lembaga riset, khususnya Eijkman yang ditugaskan menemukan vaksin covid-19 bisa bekerja lebih cepat dan maksimal.
"Mestinya refocusing ini Kemenristek malah ditambah ambil dari yang lain yang tidak perlu. Eijkman yang sedang mati-matian menemukan vaksin untuk kita semua. Lembaga riset harusnya dananya ditambah di kondisi saat ini," ujar Alex.
Anggota Komisi VII Fraksi Golkar, Dyah Roro Esti, mengatakan bahwa Kemenristek melalui Eijkamn harus sangat didukung dalam upayanya menemukan vaksin covid-19. Untuk itu dukungan anggaran juga sangat dibutuhkan.
"Kementerian-kementerian lain seharusnya harus bisa ngalah karena dalam hal ini kita betul-betul butuh vaksin. Kalau bisa refocusing anggaran 2020 ini dikaji ulang, bahkan kalau bisa eijkman ini dikasiih lebih. Kita harus rumuskan kembali agar bagaimana caranya kita bisa tingkatkan anggarannya," ujar Roro.
Plt. Sesmen Kemenristek/BRIN, Erry Ricardo, mengatakan bahwa memang sebagian besar anggaran 2020 digeser untuk penanganan covid-19. Kemenristek/BRIN mengalami pemotongan anggaran dengan jumlah yang sangat signifikan.
"Ada pemotongan dari angagran awal Rp2,765 triliun, setelah dipotong pagunya jadi Rp1,873 triliun. Pemotongan anggaran yang cukup besar terkena dampak di Deputi Penguatan Risbang, dan Deputi Penguatan Inovasi. Pemotongan di dua deputi teknis itu yang besar itu," ujar Erry.
Erry mengatakan berterima kasih pada dukungan Komisi VII DPR agar Kemenristek/BRIN dapat diberikan anggaran yang lebih besar untuk mendukung setiap program yang akan dijalankan.
"Kami berusaha keras di tengah pemotongan ini dalam mengalokasikan anggaran dan itu bisa semaksimal mungkin kami lakukan mudah-mudahan meski ada pemotongan tetap bisa kami dapat output maksimal," ujar Erry. (OL-6)
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved