Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina (Persero) masih melakukan kajian mendalam terhadap rencana penawaran umum saham perdana (IPO) anak usaha.
VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan perseroan saat ini fokus pada restrukturisasi holding dan subholding, seusai bertransformasi menjadi holding BUMN migas.
“Belum ada kapan IPO dilakukan. Itu masih memerlukan kajian yang lebih mendalam. Saat ini, Pertamina fokus untuk menjalankan restrukturisasi holding dan subholding,” ujar Fajriyah saat dihubungi, Kamis (25/6).
Baca juga: Nicke Tetap Dirut Pertamina, Erick Thohir: Pilihan Terbaik
Lebih lanjut, dia mengungkapkan perseroan belum menetapkan target perihal rencana IPO anak usaha. Dia kembali menegaskan Pertamina tengah fokus pada restrukturasi perusahaan. Sehingga, jadwal pelaksanaan IPO belum bisa dipastikan. “Belum, belum ada target waktu,” imbuh Fajriyah.
Dia menjelaskan IPO anak usaha merupakan salah satu cara untuk memperoleh sumber pendanaan. Di samping menggunakan metode kemitraan (partnership).
Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, pernah berkomentar terkait rencana IPO anak usaha. Rencana pelepasan saham dikatakannya sebagai inisiatif Kementerian Badan Usaha Milik Negara, bertujuan memajukan perseroan.(OL-11)
Mulanya, kuasa hukum Yoki, Wimboyono Senoadji menanyakan kepada Nicke mengenai pendapatan Pertamina yang meraih Rp 70 triliun pada 2024.
Nicke yang menjabat sebagai dirut Pertamina periode 2018-2024 menjawab, perjanjian itu terkait penyewaan terminal BBM.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved